Ambon - Sebanyak 115 Kepala Keluarga (KK) transmigran yang terdiri dari 414 jiwa asal Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) tiba di Ambon, Jumat (30/12), dengan menggunakan kapal milik PT. Pelni, KM Gunung Dempo. “Para transmigran tersebut selanjutnya akan ditempatkan di tiga lokasi di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng),” jelas Plh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Maluku Donald Sahetapy kepada Siwalima di ruang kerjanya, Selasa (3/1).
Dikatakan, 115 KK tersebut akan ditermpatkan di Kecamatan Seram Utara (Serut) Kabupaten Malteng, masing-masing 25 KK di lokasi UPT Karlutu SP1, 65 KK di lokasi UPT Bessy SP2 dan 25 KK di lokasi UPT Sariputih SP2. “Saat ini para transmigran telah berada di lokasi masing-masing dan mereka akan diberikan jaminan hidup oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku selama setahun kecuali beras yang akan diberikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat,” katanya.
Selain mendapatkan jaminan hidup, menurut Sahetapy, para transmigran juga akan memperoleh paket pendidikan baik paket A, paket B maupun paket C serta keterampilan-keterampilan lainnya. “Kami sangat berharap agar keberadaan para transmigran ini dapat diterima oleh masyarakat lokal karena penempatan transmigran ini merupakan program nasional yang harus juga didukung oleh pemprov maupun pemkab, karena penempatan para transmigran ini juga untuk membantu pemerintah dalam upaya menggarap potensi-potensi sumber daya alam pada daerah setempat bahkan bisa menjadi motivator bagi masyarakat lokal untuk bisa memberdayakan alam sekitarnya,” ungkapnya.
Ditambahkan, masyarakat Maluku harus menyadari keberadaan para transmigran didasarkan pada surat persetujuan yang diterbitkan oleh Gubernur Maluku, KA Ralahalu untuk menerima para transmigran di daerah ini. (S-16)