Gaya Hidup ›› 99 Persen Masyarakat Pulau Manipa tak Memiliki KTP

99 Persen Masyarakat Pulau Manipa tak Memiliki KTP


Masohi - Diduga, sebanyak 99 persen masyarakat yang berdiam di Pulau Manipa yang terdiri dari 7 desa 11 dusun, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) hingga kini tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), karena masyarakat harus mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1,2 juta untuk transportasi.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Pemuda Tani Indonesia Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten SBB, Taufik Saimima kepada wartawan di Masohi, Sabtu (17/10).

"Masyarakat Manipa, Kelang dan Buano (Makebo) ke Piru untuk lakukan pengurusan pembuatan KTP, walaupun gratis tetapi faktor rentang kendalinya yang membutuhkan biaya yang sangat besar, untuk pergi saja paling sedikitnya harus keluarkan Rp. 1,2 juta. Sehingga sampai saat ini diduga sekitar 99 persen masyarakat di pulau Manipa yang terdiri dari 7 desa 11 dusun diduga tidak memiliki KTP,"jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Pulau Manipa sangat terisolasi dari sarana dan prasarana transportasi maupun komunikasi, sehingga butuh dukungan Pemerintah Daerah setempat untuk memperhatikan hal tersebut.

Dengan mempertimbangkan rentang kendali akibat sulitnya transportasi dan komunikasi tersebut, maka elemen pemuda dan tokoh masyarakat, lanjut Saimima, meminta kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD SBB agar dilakukan pemekaran.

Disisi yang lain, ia juga menyesali pembangunan kantor kecamatan Manipa yang menggunakan APBD Kabupaten SBB, namun belum berfungsi karena belum ada Camat yang bertugas di tempat tersebut.

Ia menduga ada lempar tanggungjawab antara Pemda dan DPRD SBB karena persoalan tersebut sudah dibicarakan namun belum ada penyelesaiannya. (S-24)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon