Kesra ›› Akhirnya Pengungsi 1999 Bertemu DPRD Maluku

Akhirnya Pengungsi 1999 Bertemu DPRD Maluku


Ambon - Setelah sempat tidak bertemu muka dengan pihak DPRD Malu­ku beberapa kali guna membahas penanganan sisa pengungsi kon­flik 1999, sejumlah pengungsi yang menamakan diri Aliansi Peng­ungsi Konflik 1999 akhirnya ber­temu juga dengan pihak DPRD Maluku, Jumat (13/4).

Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam itu dihadiri Ketua Aliansi Pengungsi, M.Louhena­pessy dan berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Maluku, Elviana Pattiasina.

Louhenapessy yang ditemui wartawan usai pertemuan me­ngaku pihaknya hanya meminta dukungan politik dari DPRD selaku lembaga representative rakyat untuk bersama-sama de­ngan Pemerintah Provinsi Maluku menyelesaikan hak-hak sisa pengungsi 1999.

“Dalam pertemuan itu, kami minta agar dukungan politik dari DPRD yang merupakan repre­sentasi dari rakyat tersebut harus dibuktikan bahwa sampai sejauh mana tanggung jawab dari peme­rintah daerah untuk menyelesaikan persoalan dari pengungsi konflik 1999 ini,” ungkap Louhenapessy.

Menurutnya, dalam pertemuan bersama Wakil Ketua DPRD, El­viana Pattiasina itu, nantinya pihak DPRD Maluku akan melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku guna membahas penyelesaian hak-hak pengungsi.

Berbeda dengan Louhenapessy, Elviana Pattiasina justru enggan berkomentar saat dikonfirmasi wartawan perihal dukungan DPRD Maluku dalam menyelesaikan hak-hak sisa pengungsi konflik 1999.

Sebelumnya diberitakan, sisa pengungsi korban konflik 1999 mengutarakan kekecewaannya ter­hadap sikap DPRD Maluku yang tidak menanggapi tuntutan mereka terkait penanganan pengungsi yang hingga kini belum juga tuntas.

Untuk diketahui, sebanyak 3.897 KK pengungsi di Maluku yang me­rupakan sisa pengungsi korban kon­flik sosial 1999 hingga kini be­lum juga menerima hak-haknya, sehi­ngga ber­ulang-ulang kali mereka melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Gubernur Maluku maupun DPRD Provinsi Ma­lu­ku guna mempertanyakan kejelasan penanganan hak-hak mereka. (Cr-1)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon