Pendidikan ›› Batlajery: Sertifikat Ospek Satu Syarat Pada Ujian Akhir

Batlajery: Sertifikat Ospek Satu Syarat Pada Ujian Akhir

Ambon - Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Agus ML Batlajery menjelaskan, sertifikat Ori­en­tasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa saat pelaksanaan ujian akhir nanti. “Ini sudah tercantum dalam aturan akademik kita. Jadi saya minta peserta Ospek bisa de­ngan setia dan sabar dalam mengi­kuti kegiatan hingga selesai,” pinta Batlajery saat mem­buka kegiatan ospek UKIM bagi ma­hasiswa baru tahun 2011 yang ber­lang­sung di Aula UKIM, Sabtu (15/10).

Batlajery menjelaskan, ospek tahun 2011 ini, diikuti oleh 827 mahasiswa baru, sehingga hal ini perlu diingatkan, sebab bagi mahasiswa yang tidak me­miliki sertifikat Ospek, maka ketika ujian akhir nanti yang bersangkutan tidak diperbolehkan mengikuti ujian ka­rena dianggap tak memenuhi syarat.

Dilain sisi, bagi para anggota senat mahasiswa, dihimbau untuk bisa mengendalikan diri saat memberikan Ospek, sehingga berbagai ketegangan dan kericuhan yang tak diharapkan dapat terhindari dan kerukunan serta keharmonisan tetap terjaga dengan baik. “Taruhlah kerukunanan dan keke­luargaan di depan kepala kita, di depan mata kita lalu kita tatap bahwa selama kita berada di kampus untuk acara ini, kekeluargaan dan kerukunan harus menjadi patokan dan jauhi rusuh dan jangan rusuh itu terjadi diantara kita dan saya ingatkan ini dengan sungguh-sungguh. Bilamana terjadi hal-hal yang tak kita inginkan, maka saya ingatkan dari sekarang bahwa sebagai pimpinan universitas, pada akhirnya kami harus mengambil tindakan yang tegas kalau dikampus ini kita tidak rukun dan tidak hidup bersaudara dan memelihara keke­luargaan diantara kita,” tegasnya.

Sementara itu, Pembantu Rektor (PR) III UKIM, Niko Retraubun kepada wartawan mengatakan, Ospek ini selain diikuti oleh mahasiswa baru, juga terdapat mahasiswa lama yang belum mengikuti Ospek. “Peserta Ospek ini seluruhnya berjumlah sekitar 900 orang lebih yang meru­pakan gabungan dari mahasiswa lama dan mahasiswa baru berjumlah 827 orang. Jadi mahasiswa lama itu ada sekitar 80-an,” rinci Retraubun. (S-35)



Berita Terkait


Ambon