Kriminal ›› Bentrok Antar Warga di Malra, Dua Orang Luka-luka

Bentrok Antar Warga di Malra, Dua Orang Luka-luka


Ambon - Dua orang mengalami luka-luka saat terjadi bentrok antar sesama warga Kolser Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Senin (17/10). Bentrok terjadi diakibatkan kelompok pendukung Pejabat Kepala Desa (Kades) Kolser Lama, Alex Maturbongs melakukan pelemparan disertai penganiayaan terhadap Edmondus Maturbongs, Ronald Renyaan dan Johanes Maturbongs.

Berdasarkan jurnal gangguan Keamanan dan Ketertiban Masya­rakat (Kamtibmas) yang dihimpun Siwalima di Polda Maluku, Selasa (18/10) menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.57 WIT.

Saat itu, para korban sementara berada di dalam rumah milik Edmond Maturbongs. Tiba-tiba terjadi pe­lemparan dan kemudian berlanjut dengan pembakaran rumah yang dilakukan oleh pendukung Alex Maturbongs.

Pada saat kondisi rumah sudah ter­bakar, Edmondus Maturbongs, Ronald Renyaan dan Johanes Maturbongs kemudian berusaha keluar dari jendela samping rumah untuk menyelamatkan diri, akan tetapi Ronald Renyaan dan Johanes Maturbongs bernasib sial, sebab mereka berhasil dikejar oleh pendukung Alex Maturbongs.

Akibatnya, mereka berdua kemu­dian dianiaya dengan menggunakan sebilah parang yang diduga dila­kukan oleh tersangka Emang Re­nyaan dan kawan-kawan. Alhasil Ronald Renyaan harus menderita luka sabetan parang pada tangan kiri.

Setelah melakukan pelemparan, pembakaran dan penganiayaan tersebut, para tersangka kemudian melarikan diri, sedangkan kedua korban penganiayaan kemudian diselamatkan oleh warga sekitar.

Aparat kepolisian baru menda­tangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 13.07 WIT untuk mela­kukan upaya pengamanan dan pemadaman rumah milik Edmons Maturbongs serta membawa kedua korban penganiayaan ke Rumah Sakit (RS) Hati Kudus Langgur. Akan tetapi, karena para korban menga­lami luka cukup serius sehingga pada pukul 14.30 WIT para korban kemudian dirujuk ke RS Karel Satsuitubun Langgur.

Masih berdasarkan data Jurnal Gangguan Kamtibmas, bersamaan dengan peristiwa tersebut, sekitar pukul 14.16 WIT, sekelompok warga Desa Tutrean yang berdomisili di Kompleks TPU Ohoijang juga mendatangi TKP dengan membawa alat tajam berupa parang, tombak, busur dan anak panah untuk mela­kukan aksi penyerangan terhadap warga Desa Kolser.

Hal tersebut dipicuh karena ada­nya informasi bahwa masyarakat Desa Kolser ingin mengusir warga masyarakat Tutrean yang saat ini berdomisili di Kompleks TPU Ohoi­jang, namun aksi tersebut dapat dicegah oleh Satuan Dalmas Polres Malra dan Brimob Kompi 3 Den B Malra sehingga massa tersebut membubarkan diri. Hingga berita ini diturunkan, situasi dan kondisi keamanan di kedua desa sudah aman dan ter­kendali. Sedangkan pelaku pengrusakan pembakaran dan penganiayaan saat ini sementara dikejar pihak Polres Malra. (S-35)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon