Politik ›› Besok PDIP Putus Calon Gubernur Maluku

Besok PDIP Putus Calon Gubernur Maluku

Ambon - Dijadwalkan Kamis (14/2) besok, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP akan memutuskan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku periode 2013-2018.

Rekomendasi dukungan PDIP saat ini diperebutkan oleh lima bakal calon gubernur yaitu Said Assagaff (Wakil Gubernur Ma­luku),  Alexander Litay (Anggota FPDIP DPR), Alex Retraubun (Wakil Menteri Perindustrian),  Bitzael S Temmar (Bupati Maluku Tenggara Barat/Sekretaris DPD PDIP Maluku), Jack William Noya (Pengusaha) dan Azis Samual (Pengusaha).

Sementara untuk balon wakil gubernur diperebutkan oleh Ab­dul Hamid Rahayaan (Peng­usa­ha), Herman Koedoeboen (Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Goron­talo), Everd Kermite (Anggota FPDIP DPRD Maluku), Thoby­hend Sahureka (Anggota FPDIP DPRD Maluku), Edwin Huwae (Anggota FPDIP DPRD Maluku) dan Mohamad Tadi Salampessy (Pengusaha).

Kendati demikian, belum diketa­hui secara pasti, siapa kandidat yang akan memperoleh reko­mendasi partai besutan Mega­wati Soekaroputri ini.

“Rekomendasi PDIP untuk calkada Maluku dijadwalkan akan diputuskan Kamis (14/2). Rapat penetapan akan dipimpin lang­sung Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Tapi kita belum tahu secara pasti menjurus kepada siapa, sehingga kita tunggu saja sebab politik ini bisa berubah kapan saja.,” ungkap sumber terpercaya Siwalima di DPP PDIP, Selasa (12/2).

Menurut sumber yang enggan namanya dikorankan ini, PDIP tidak ingin kalah start dalam perhelatan poli­tik lima tahunan ini, apalagi sejumlah partai besar seperti Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah selesai berproses sehingga saat ini telah mulai melakukan sosialisasi.

“PDIP pasti segera memutuskan pasangan calkada yang akan diusung sebab PDIP termasuk dalam deretan tiga partai politik yang dapat mencalonkan calkada tanpa berkoalisi. Olehnya itu, agar tidak mengulur waktu karena pesta demokrasi ini yang semakin dekat, maka DPP sementara mempercepat proses penetapan rekomendasi,” ungkapnya.

Dikatakan, lembaga survei  yang di­pakai partai berlambang banteng kekar moncong putih tersebut, telah me­ma­parkan hasil kerjanya dihadapan Me­gawati Soekarnoputri, Senin (11/2).

Kendati telah memaparkan hasil, namun sumber tersebut enggan untuk membeberkan siapa kandidat yang menempati rating teratas tingkat elektabilitas dan popularitas.

Sementara itu, sumber lainnya di DPD PDIP Maluku, menyebutkan pe­ngusulan balon Gubernur dan Wakil Gubernur dari setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten/Kota di Maluku sudah diterima.

Namun menurut sumber tersebut, DPD PDIP Maluku belum melakukan tabulasi terhadap siapa kandidat yang menguat untuk dicalonkan. Hasil tabulasi tersebut selanjutnya akan diteruskan ke DPP PDIP guna menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan rekomendasi.

“Data pengusulan dari setiap DPC PDIP di Maluku sudah ada di DPD PDIP Maluku namun belum ditabulasi, sehingga kita juga belum ketahui siapa yang lebih tinggi diusung oleh jajaran partai di tingkat cabang,” ungkapnya.

Menyikapi proses politik ini,  Koordinator Wilayah (Korwil) Maluku dan Maluku Utara DPP PDIP Koma­rudin Watubun mengaku DPP masih berproses untuk menetapkan pasa­ngan calkada yang akan diusung pada Pilkada Maluku. “Kita masih ber­pro­ses sehingga kapan waktunya reko­men­dasi keluar belum diketahui,” ujar­nya sambil berjalan memasuki ruang rapat pada Lantai I Kantor Baru PDIP Maluku di Karpan, Selasa (12/2).

Watubun berada di Ambon untuk memimpin proses fit and proper test bakal calon Bupati/Wakil Bupati Maluku Tenggara dan Walikota/Wakil Walikota Tual. (S-34)



Berita Terkait


Ambon