Kriminal ›› Bocah 9 Tahun Tewas Ditabrak Polisi

Bocah 9 Tahun Tewas Ditabrak Polisi


Ambon - Bripka Rico Sahetapy, anggota Brimob Kompi 2 B Piru, terancam enam tahun penjara lantaran menghilangkan nyawa orang lain dalam kece­lakaan lalu lintas akibat kelalaian  Jumat (11/1).

Sahetapy melanggar pasal 310 ayat 4 UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 ayat 3.

Kelalaian dalam ber­kendara mengakibatkan Bripka Rico Sahetapy, anggota Brimob Kompi 2 B Piru, menabrak Refani Latupulakate bocah ber­usia sembilan tahun yang sedang berjalan kaki.

Kejadian laka lantas ini terjadi Jumat (11/1) se­kitar pukul 20.10 WIT, di saat mobil Toyota Agya, bernomor Polisi DE 1212 EL yang dikendarai pe­laku melaju dengan kecepatan tinggi di jalan Trans Seram Dusun Waimeteng Darat, Desa Piru Kecamatan Piru Kabu­paten SBB.

Tabrakan maut yang merenggut nyawa bocah 9 tahun yang masih duduk di bangku kelas 4 SD ini tak bisa terhindarkan. Kasat Lantas Polres SBB, AKP Muhamad Ollong, yang dikonfirmasi melalui telephone selulernya, Sabtu (11/1) membe­narkan kejadian laka tersebut.

Ia mengaku benar kecelakaan mengakibatkan tewasnya bocah ini dilakukan oleh oknum anggota yang lalai dalam berkendara. “Benar se­malam telah terjadi Laka antara pengemudi mobil Toyota Agya, yang dikendarai Bripka Rico Sahe­tapy, anggota Brimobda Maluku Kompi 2 B Piru. Yang kemudian menabrak bocah sembilan tahun yang saat itu sedang berjalan kaki bersama bibinya Balandina Muru­hue (48) di jalan Trans Seram, Dusun Waimeteng Darat,” jelas Ollong

Akibat kejadian tersebut, oknum anggota Brimob ini harus diproses dan mempertanggungjawabkan per­buatannya. Ia kemudian di amankan di Satlantas Mapolres Seram Bagian Barat.

“Pelaku yang dibawah oleh Danki Brimob Piru, kini telah di tahan di Satlantas Mapolres SBB. Proses penahanan kepada pelaku setelah surat perintah penahanannya di tandatangani oleh Kapolres Seram Bagian Barat,” bebernya.

 Ditambahkan, kejadian laka lantas itu ketika korban bersama de­ngan bibinya hendak mengunjungi keluarga yang berada di Dusun Waimeteng Darat Desa Piru dengan jalan kaki dari arah kompleks Pe­nginapan Mentari, hendak menye­berang jalan bergandengan tangan dengan korban dan adik korban.

Saat hendak berada di tepi jalan tiba-tiba datang mobil yang dike­mudikan pelaku dengan kecepatan tinggi sehingga kecelakaan tidak terhin­darkan, menabrak korban hingga terlempar kira 10 meter ke tepi jalan.

Melihat korban yang tertabrak, Bripka Eko Sahetapy langsung me­nghentikan mobilnya, seraya turun dan mengangkat korban untuk di bawah ke RSUD Piru, sekitar pukul 20.15 WIT.

“Usai mengantar korban ke RSUD Piru, pelaku yang di temani Danki Brimob Kompi 2 B Piru, langsung mendatangi Unit Laka Salantas Polres SBB dan menyerahkan diri ke Polres SBB,” ungkap Ollong.

Korban yang merupakan Putri dari Kopda Hendarto Merfin Latupu­lakate, anggota TNI AD yang bertu­gas di Zidam XVI/Pattimura, akhir­nya menghembuskan nafas terakhir­nya di RSUD Piru, sekitar pukul 20.30 WIT,  lantaran mengalami benturan yang sangat keras di kepala, hidung mengeluarkan darah, dan luka me­mar pada wajah. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon