Pemerintahan ›› Bupati SBB Diminta Resmikan Kantor Camat Manipa

Bupati SBB Diminta Resmikan Kantor Camat Manipa


Ambon - Pembangunan Kantor Camat Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) telah dilakukan pada tahun 2008 lalu, dimana Gubernur Maluku KA Ralahalu melakukan peletakan batu pertama.

Namun hinga saat ini, Kantor Camat Manipa belum juga diresmikan penggunaanya, sehingga camat Pulau Manipa, Hanafy Maruapey yang telah dilantik lima bulan lalu, tak maksimal melaksanakan tugas di Pulau Manipa.

Koordinator Aliansi Peduli Masyarakat Manipa Maluku (APMM) Jumadi Darma, yang didampingi Hasan Warang dan Abdul Rasyid Kokouwe kepada wartawan di Ambon kemarin menjelaskan, akibat kevakuman yang terjadi di Kecamatan Pulau Manipa, Pelayanan kepada publik seperti pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran tidak bisa dilakukan warga karena camat tidak ada di tempat.

Ia juga sangat menyanyangkan sikap Camat Manipa yang kurang serius menjalankan tugas dalam rangka memperlancar pelayanan kepada publik khususnya mengurus segala administrasi kependudukan dan lain sebagainya.

Jumadi mendesak Bupati SBB, Jacobis Puttileihalat untuk segera meresmikan kantor Camat Pulau Manipa.

"Kendati Bupati SBB telah melantik Camat Manipa lima bulan lalu, namun hingga saat ini tidak ada aktivitas camat yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, padahal warga menanti-nanti kapan bisa mengurus KTP, KK dan Akte Kelahiran, sementara camat tidak ada ditempat. Kami mendesak agar Bupati SBB segera meresmikan kantor camat. Sadar atau tidak, kevakuman ini telah mengorbankan kepentingan rakyat, Bagaimana masyarakat bisa urus KTP, KK dan akte kelahiran jika camatnya tidak beraktivitas," ujarnya.

Ia meandaskan, jika kantor camat tersebut tidak diresmikan dalam waktu dekat, dan tidak difungsikan, maka sebaiknya pembangunan kantor itu dijadikan sebagai kantor sekretariat para raja-raja se-Pulau Manipa, sehingga masyarakat dapat mengurus segala administrasi di Kecamatan Waisala, karena tidak ada perhatian dari pemerintah kabupaten.

Dijelaskan, ada tujuh desa dan 12 dusun di Pulau Manipa, diantaranya Desa Tuniwara, Desa Buano Hatuputih, Desa Tomalehu Barat, Desa Tomalehu Timur, Desa Kelang Asaude, Desa Masawoi dan Desa Luhutubang dengan Ibukota Kecamatan terletak di Tubang, dataran kosong di Desa Masawoi.

Jumadi meminta Bupati SBB Jacobis Puttileihalat untuk tidak mengambil kesempatan dengan mengulur-ulur waktu pengresmian kantor camat Pulau Manipa sebagai ajang mensosialisasikan dirinya sebagai kandidat calon bupati SBB periode 2011 -2016.

Ia menjelaskan, hal ini bukan tidak beralasan, pasalnya dalam waktu dekat SBB akan melaksankan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). (S-26)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon