Daerah ›› Distakot Akan Putus Kontrak Dengan PT. Wahana Megawai

Distakot Akan Putus Kontrak Dengan PT. Wahana Megawai

Ambon - Dinas Tata Kota (Dsitakot) Ambon, akan melakukan pemutusan kontrak kerja dengan PT. Wahana Megawai, selaku kontraktor yang menangani pembangunan talud penahan tanah di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Pemutusan kontrak tersebut dilakukan karena, kontraktor tidak menyelesaikan Pembangunan talud tersebut hingga selesai, bahkan pembangunanya juga amburadul.

"Pembangunan talud di Mangga Dua ini tidak selesai dikerjakan, karena kontraktor dalam hal ini PT. Wahana Megawai tidak melanjutkan pekerjaannya," jelas Pimpinan Proyek (Pimpro) kegiatan, M. Noval Masuku kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (25/1).

Dijelaskan, proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 300 juta lebih tersebut, amburadul karena ada sebagian talud yang selesai dikerjakan, namun ada sebagian juga yang belum selesai di kerjakan.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali melayangkan panggilan kepada pihak kontraktor untuk membahas masalah tersebut agar proyek tersebut dapat diselesaikan, namun pihak kontraktor tidak menggubris panggilan dari pihaknya.

"Ada sisa anggaran dari pembangunan talud tersebut, yang masih berada di kas daerah pemkot dan dana sisa itu akan digunakan untuk menyelesaikan talud yang amburadul itu dan nanti yang mengerjakan kelanjutannya adalah kontraktor lain," terang Masuku, tanpa menjelaskan secara rinci, berapa sisa anggaran tersebut.

Dijelaskan, saat ini kondisi keuangan Pemkot masih dalam keadaan defisit dan jika keuangan membaik, maka talud di Mangga Dua ini segera diselesaikan, namun bila kondisi anggaran belum juga membaik, maka dana tersebut akan ditampung untuk kemudian digunakan guna membangun talud yang baru.

"DPRD Kota Ambon sudah meninjau lokasi dan realisasi dan progres pekerjaan fisik di lapangan sudah sesuai dan seimbang, namun tidak diketahui kenapa, sehingga pihak kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut, sehingga sisa anggaran dari proyek itu kita tahan," jelasnya. (S-26)



Berita Terkait


Ambon