Kriminal ›› Dua Anggota Polda Maluku Dipecat dengan Tidak Hormat

Dua Anggota Polda Maluku Dipecat dengan Tidak Hormat

Ambon - Sanksi terberat harus dipikul anggota kepolisian jika melakukan tindakan indisipliner. Bripda Yacob Hursepuny, anggota satuan Ditlantas dan Birpda Pance Tomasoa, anggota Dit Samapta Polda Maluku, Rabu (2/9) dipecat dengan tidak hormat dari keanggotaan Kepolisian Republik Indonesia, karena tidak menjalankan tugas selama kurang lebih dua bulan.

Upacara pemberhentian kedua anggota ini, berlangsung di lapangan upacara Polda Maluku, yang dipimpin langsung Kapolda Maluku, Brigjen Polisi Totoy Hermawan Indra.

Kapolda dalam amanatnya mengatakan, pekerjaan yang paling tidak dikehendakinya di jajaran Polda Maluku, salah satunya adalah pemberhentian anggota Polri secara tidak terhormat.

Namun, hal ini mesti dilakukan, karena merupakan suatu ketentuan yang harus ditaati bersama oleh seluruh anggota Polri, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor Polisi SKEP/993/XII/2004 tertanggal 29 Desember tahun 2004 tentang pedoman admninistrasi pengakhiran Dinas Anggota Polri.

Untuk itu, lanjut Kapolda, kedua anggota Polri tersebut dianggap sudah tidak layak lagi untuk meniti dan meneruskan kariernya sebagai seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sehingga dengan terpaksa yang bersangkutan harus dikembalikan menjadi seorang anggota masyarakat pada umumnya.

Kapolda berharap pemecatan Hursepuni dan Tomasoa menjadi pelajaran berharga bagi anggota kepolisian lainnya.

"Saya berharap momen ini bisa menjadi peringatan bagi semua anggota di jajaran Polda Maluku agar tidak mengulangi perbuatan yang telah dilakukan oleh dua anggota ini. Ini penting sehingga dalam pelaksanaan tugas ke depan, akan menjadi lebih baik dan berhati-hati," ujar Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan agar anggota Polri di jajaran Polda Maluku untuk bekerja sesuai prosedur dan norma yang berlaku.

"Saya ingatkan, bekerjalah sesuai dengan prosedur dan norma yang berlaku, karena kita adalah alat negara yang bertugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban untuk menegakan hukum dan memberikan perlindungan, kita juga sebagai pengayoman dan pelayanan masyarakat, sehingga harus dapat menjadi suri dan tauladan bagi masyarakat," tandas Kapolda. (S-29)



Berita Terkait


Ambon