Ambon - Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Maluku menyiapkan empat pembalap untuk mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 yang akan berlangsung di Sirkuit Sentul-Bogor, 12-13 November.
“Menjelang Pra Kualifikasi PON XVIII/2012 tersebut, saat ini empat pembalap terbaik dari Maluku diberangkatkan untuk menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatida) di Surabaya,” ungkap Sekretaris Pengprov IMI Maluku, Polly Titaley kepada wartawan di Ambon, Senin (17/10).
Titaley menjelaskan, keempat pembalap tersebut akan menjalani pelatda yang dipusatkan di Sirkuit Kenjeran-Surabaya di bawah asuhan pelatih Bobby Aranza.
“Keempat pembalap yang kami siapkan untuk mengikuti Pra Kualifikasi PON XVIII/2012, yaitu Akbar Said (Pengcab Buru/Klub Tarawesi), Marlon Pieris (Pengcab Buru/klub Ranalt), Gino Pattiasina (Pengcab Kota Ambon/Gino Racing Team) dan Riswan Taha (Pengcab Maluku Tenggara/Erick Racing Team),” jelasnya.
Dikatakan, selama menjalani pelatda di Surabaya, para pembalap juga akan mengikuti latih tanding pada event Indoprix yang juga berlangsung Sirkuit Kenjeran-Surabaya.
“Nantinya para pembalap yang dikoordinir ketua kontingen Yani ‘Yap’ Tjowasi setelah mengkuti Indoprix akan langsung menuju Sirkuit Sentul untuk melakukan pengenalan sirkuit sebelum tampil pada event Pra Kualifikasi PON XVIII/2012,” katanya.
Titaley menjelaskan, para pembalap Maluku bertekad untuk meraih tiket ke PON XVIII/2012-Riau.
“Keempat pembalap ini merupakan pembalap terbaik hasil seleksi melalui Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) II/2011. Kendati Pra Kualifikasi PON XVIII/2012 digelar secara terpusat dan diikuti oleh pembalap dari 33 provinsi, namun kita yakin pembalap Maluku akan lolos,” jelasnya.
Ia mengaku, pembalap Maluku akan mengikuti kelas 110 cc perorangan dan beregu serta kelas 125 cc perorangan dan beregu. “Nantinya pada setiap kelas yang dipertandingkan, 21 pembalap terbaik pada kategori perorangan dan 15 pasangan pembalap terbaik pada kategori beregu akan meraih tiket ke PON XVIII/2012-Riau,” ungkap sembari menambahkan pada event tersebut seluruh pembalap yang ikut serta akan menggunakan kendaraan Yamaha.
Titaley juga menambahkan, kendati para pembalap Maluku akan mengikuti Pra Kualifikasi PON XVIII/2012, namun hingga saat ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku tak memberikan dana pendukung.
“KONI Maluku tak memberikan dana pendukung bagi kami, namun karena kami berpikir tidak mungkin kami bisa tampil di PON jika tidak mengikuti pra kualifikasi, sehingga membuat kami terpaksa menempuh cara swadaya pengurus untuk membiayai para pembalap menjalani pelatda hingga mengikuti pra kualifikasi,” tandasnya. (S-12)