Pendidikan ›› FORPIMPAS Rumuskan Aliansi Antar Perguruan Tinggi

FORPIMPAS Rumuskan Aliansi Antar Perguruan Tinggi

Ambon - Pertemuan Forum Pimpinan Pascasarjana (FORPIMPAS) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke-33 se-Indonesia berhasil membuat rumusan aliansi antar perguruan tinggi.

Hasil pertemuan tersebut nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

"Hasil ini akan kita sampaikan kepada pemerintah melalui Kemendiknas untuk lebih mengembangkan perguruan tinggi di Indonesia, agar pemerataan sumber daya manusia di Indonesia dapat dilakukan karena sebagian besar itu tidak terlalu menyimpang,' tandas Ketua Presidium FORPIMPAS, Mursalim saat penutupan pertemuan FORPIMPAS ke-33 di Hotel Aston Natsepa, Rabu (25/5).

Menurutnya, dalam pertemuan ini ternyata Maluku memiliki keunggulan lewat ilmu-ilmu kepulauan di Universitas Pattimura (Unpatti) khususnya bidang kelautan dan perikanan, bahkan didukung potensi yang cukup besar guna dikembangkan.

"Jadi unggulannya adalah ilmu-ilmu kepulauan meliputi kelautan dan perikanan serta tentang masyararakat pesisir. Kita mengharapkan orang-orang dari luar mau mengajar tentang kelautan khususnya kepulauan mulai dari hulu sampai hilir di sini," ungkapnya.

Direktur Program Pascasarjana pada Universitas Hasanudin (Unhas) ini menjelaskan, pertemuan FORPIMPAS juga difokuskan untuk aliansi antar perguruan tinggi.

"Aliansi ini dengan prinsip saling asuh dan asah dengan tetap berpedoman pada pendidikan kebhinekaan atau sistim pendidikan setara dan memiliki manajemen mutu peningkatan sumber daya manusia yang merata. Ini memang masih kita kembangkan terus sehingga pada perguruan tinggi yang kecil itu dibina oleh perguruan tinggi yang besar. Sehingga tidak mesti lagi terkontaminasi pada satu titik atau perguruan tinggi tetapi bisa melaksanakan program-program peningkatan kualitas sumber daya manusia," ungkapnya.

Mursalim mengungkapkan, untuk meningkatkan sumber daya manusia di sini juga tidak terlepas dari bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, karena dengan bantuan pemerintah, maka peningkatan sumber daya manusia yang ada dan yang masih mengalami kekurangan bisa ditingkatkan lagi ke depan.

"Pemprov Maluku harus mendukung Unpatti ini agar lebih maju dan pemprov juga harus memberikan dukungan khususnya pengembangan sumber daya manusia dan tenaga-tenaga pengajar," tandasnya.

Ia mencontohkan, salah satu perguruan tinggi di Indonesia dalam meningkatkan sumber daya manusianya dibantu pemerintah setempat dalam bentuk beasiswa ke luar negeri.

Sementara itu, Direktur Program Pacsasarjana Unpatti, J. Leiwakabessy mengatakan, setelah kelompok atau komisi dalam pertemuan FORPIMPAS ini bekerja muncul pikiran-pikiran masing-masing perguruan tinggi untuk merumuskan kembali tiga hal utama menyangkut output pertemuan ini.

Ketiga hal itu adalah, naskah akademik tentang aliansi pascasarjana, kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh pascasarjana dalam rangka pengembangan program pascasarjana dan mengenai isu-isu lokal yang dirumuskan karena setiap perguruan tinggi memiliki ciri-ciri khas tertentu.

"Untuk program pascasarjana Unpatti selalu mengacu pada bina mulia kelautan untuk pengembangan dan mengacu pada kelautan dan perikanan dan itu dari sebagian besar dari peserta menyetujui," jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan FORPIMPAS ke-34 tahun 2012 mendatang akan dilaksanakan di Universitas Cendrawasih (Uncen)-Papua. (S-27)



Berita Terkait