Kesra ›› Garuda Upayakan Buka Rute Penerbangan Baru

Garuda Upayakan Buka Rute Penerbangan Baru

Ambon - Manajemen Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Ambon merencanakan akan membuka rute penerbangan baru yang menghubungkan Ambon-Surabaya-Jakarta.

“Sebenarnya beberapa waktu sudah ada rute Ambon-Surabaya yang terbang di pagi hari, namun kemudian ditutup sehingga melihat perkembangan terkini kita mengupayakan untuk membuka rute yang sudah hilang tersebut,” jelas General Manager (GM) Garuda Indonesia BO Ambon, Hendra Sumarno saat puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Garuda Indonesia (Persero) Tbk ke-63 dan Pemberian Penghargaan Kepada Mitra Usaha yang dipusatkan di Hotel Aston Natsepa, Kamis (26/1).

Dikatakan, manajemen Garuda Indonesia BO Ambon mengupayakan akan mendesak direksi untuk membuka rute yang sudah hilang tersebut, namun akan dikoneksi dengan jadwal penerbangan ke Jakarta sehingga rutenya menjadi Ambon-Surabaya-Jakarta.

“Kami mohon dukungan mitra kerja Garuda Indonesia BO Ambon semoga rute itu bisa terealisasi di tahun 2012 ini dengan menggunakan pesawat tipe pesawat terbaru Boeing 737-800 Next Generation dengan kapasitas 156 kursi terdiri dari 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi,” katanya

Selain itu, kata Hendra, anak perusahaan Garuda Indonesia, yaitu Citilink Airlines juga akan membuka rute penerbangan Ambon-Sorong maupun Ambon-Tual pergi pulang dengan pesawat yang berukuran lebih kecil.

“Rute ini nantinya akan dikoneksikan dengan penerbangan maskapai Garuda Indonesia yang tiba di Ambon setiap pagi hari dan selanjutnya terbang kembali ke Jakarta melalui Makassar,” katanya.

Hendra juga mengaku di tahun 2011, Garuda Indonesia BO Ambon berhasil meraih laba sekitar $ 50.000. “Perolehan laba sebesar ini sangat signifikan dibandingkan tahun 2010 yang mana saat itu kita mengalami kerugian sekitar $ 1,7 juta,” ungkapnya.

Ia berharap, kepercayaan masyarakat di Provinsi Maluku untuk menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia di tahun 2012 akan lebih meningkat lagi. “Kita akan tingkatkan pelayanan dari hulu ke hilir di tahun 2012 ini,” ujarnya.

Dijelaskan, Konsep terbaru dari flag carrier nasional ini adalah Garuda Indonesia Experience, sebuah konsep layanan yang mengedepankan kekayaan budaya bangsa. Baru menginjak di konter maskapai Garuda, rasa Indonesia telah terasa. Harum parfum yang semerbak di wilayah tersebut sangat kental,” jelasnya

Menurutnya, maskapai ini semakin menunjukkan jati diri nusantara sebagai duta bangsa dalam bisnis penerbangan internasional. Aroma khas Indonesia itu akan tercium di ruang tunggu, kantor perwakilan, ruang check in, dan kabin pesawat.

“Bukan hanya wewangian Garuda Aromatic Fragrance yang diracik oleh Mustika Ratu yang mewarnai suasana tersebut. Pendengaran calon penumpang pun dimanjakan oleh lagu-lagu khas nusantara yang dibesut oleh komposer kenamaan Addie MS. Lagu-lagu yang dikemas dalam Sound of Indonesia tersebut merupakan koleksi lagu-lagu daerah dan tradisional dari seluruh penjuru Indonesia yang akan diperdengarkan selama penerbangan ataupun di lounge dan kantor penjualan Garuda Indonesia,” ungkapnya.

Hendra mengatakan, konsep tersebut merupakan strategi Garuda untuk melibatkan panca indera penumpang agar mampu bersaing dengan maskapai internasional lainnya.

“Ke depan, Garuda bakal lebih mengutamakan servis penumpang sesuai dengan program Quantum Leap. Loncatan ke masa depan meningkatkan penghasilan melalui proses layanan mulai dari penjualan tiket, check in, menunggu pesawat terbang, selama penerbangan dan saat proses ground handling. Garuda sementara meningkatkan kemampuan Passenger Service System (PSS) yang meliputi reservarsi sistem, departure control system, dan inventory control system. Jika ini sudah selesai, berbagai kenyamanan bisa dirasakan pelanggan,” katanya.

Ia mengakui, sistem teknologi informasi (TI) yang telah diperbaiki menyebabkan pembelian tiket hingga proses check in melalui online semakin lancar. Bahkan, mengenai check in direncanakan adanya aplikasi yang ditanamkan dalam telepon seluler agar penumpang bisa melakukan mobile check in. Sementara untuk hiburan di atas pesawat tersedia Audio Video On Demand (AVOD).

Pada puncak acara HUT ke-63 tersebut, juga diserahkan piagam penghargaan untuk 10 biro perjalanan terbaik yang memberikan kontribusi penjualan tiket Garuda Indonesia periode tahun 2011.

Biro perjalanan yang memberikan kontribusi terbesar penjualan tiket Garuda Indonesia, yaitu PT. Pedoman Pratama Travel yang meraih sertifikat penghargaan dan tiket Ambon-Singapura-Ambon; disusul peringkat kedua PT. Yenisi Prima Travel yang meraih sertifikat penghargaan dan tiket Ambon-Jakarta-Ambon dan peringkat ketiga PT. Mattras Abadi Travel yang meraih sertifikat penghargaan dan tiket Ambon-Makassar-Ambon.

Peringkat keempat diraih PT. Noerifah Perdana Travel disusul, PT. Mulia Tour Travel, PT. Meyjer Abadi Travel, PT. Willy Alif Utama Travel, PT. Dian Pesona Jaya Travel, PT. Netral Jaya Abadi Travel dan PT. En Anugerah Sehati Travel.

Selain itu juga diberikan penghargaan kepada tiga perusahaan yang memberikan kontribusi terbesar dalam penjualan cargo Garuda Indonesia, yaitu Riko, PT. Baliminatama dan PT. Laihena Sarana Express.

Sementara itu, Gubernur Maluku, KA Ralahalu dalam sambutan tertulisnya yang Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Benny Gaspersz mengatakan Garuda Indonesia sudah banyak memberikan andil dalam dunia penerbangan di Provinsi Maluku.

“Garuda Indonesia bukan perusahaan penerbangan yang baru beroperasi di Maluku, namun sebelumnya sudah berkontribusi membuka jalur transportasi udara di Maluku,” katanya.

Dijelaskan, sejak Garuda Indonesia kembali terbang ke Maluku maka telah memenuhi tuntutan kebutuhan transportasi udara masyarakat.

“Terobosan-terobosan yang dilakukan manajemen Garuda Indonesia BO Ambon telah turut mengembangkan sektora pariwisata di Maluku serta telah menyukseskan event nasional maupun internasional di Maluku,” jelasnya.

Hadir dalam acara puncak HUT Garuda Indonesia ke-63, di antaranya sejumlah pejabat sipil maupun militer serta perwakilan mitra usaha.

Jajaran manajen Garuda Indonesia BO Ambon yang hadir, di antaranya Abdul Rokib (Station Manager), Agus Kusrianto (Sales Manager), Alfredo Gunadi (Finance Manager) dan Widiatmo Cahyo Nugroho (Asisten Station Manager). (S-12)



Berita Terkait