Kriminal ›› Jaksa Tahan Tersangka Kasus Proyek Taman Kota

Jaksa Tahan Tersangka Kasus Proyek Taman Kota

Ambon - Setelah ditetapkan sebagai ter­sangka pada bulan Februari 2013 lalu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  Proyek Taman Kota senilai Rp 1,3 Milyar, Daniel Souhoka ditahan, Kamis (30/5), oleh Kejari Ambon.

Pantauan Siwalima, di Kantor Kejari Ambon, Souhoka tiba di Kantor Kejari Ambon sekitar pukul 16.15 Wit, didampingi Penasehat Hukumnya  (PH) Herman Hattu, dan kemudian dilakukan penyia­pan kelengkapan administrasi dan  pe­nan­datangan Berita Acara Penaha­nan.

Selanjutnya sekitar pukul 17.00 Wit, Souhoka digiring ke mobil tahanan Kejari Ambon untuk dibawa ke Rutan Klas II A Ambon, di Waiheru.

Kajari Ambon, R Zega,  kepada Siwalima, menjelaskan,  penahanan yang dilakukan penyidik sudah sesuai dengan prosedur hukum.

“Sebelum ditahan dilakukan pe­nyiapan administrasi penahanan dan penandatanganan berita acara penahanan,” jelas Zega.

Lanjut  Zega, Souhoka ditahan karena pemeriksaan yang bersang­kutan sudah rampung. “Tersangka didampingi penasehat hukum.Tidak lagi pemeriksaan karena peme­rik­saan sudah selesai sebelum­nya. Seharus­nya Rabu ditahan, tetapi karena ada kesibukan maka baru hari ini (kemarin-red) dilakukan,” urainya.

Proyek yang bersumber dari APBD Kota Ambon Tahun 2012 ini sarat korupsi. Proyek yang dita­ngani oleh tiga rekanan masing-masing CV Mahensa, CV Berkala Sentosa dan CV Akudrat ternyata tidak melalui proses tender dan pekerjaan tidak sesuai dengan volume yang direncanakan.

Proyek tersebut berada di empat lokasi di Kota Ambon yaitu sepan­jang jalan Desa Galala, Desa Halong, Desa Passo dan Desa Laha itu, yang seharusnya dikerjakan dalam dua tahap, tetapi dikerjakan hanya satu tahap. Namun, kontraknya direka­yasa sebagai persyaratan admini­strasi untuk pencairan dana. (S-16)



Berita Terkait


Ambon