Daerah ›› Jembatan Penghubung di Leihitu Ambruk

Jembatan Penghubung di Leihitu Ambruk


Ambon - Akibat intensitas hu­jan yang tinggi di Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat, jembatan Air Gurita di Negeri Larike, Kecama­tan Leihitu Barat Kabu­paten Maluku Tengah, yang menjadi penghu­bung antara Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat ambruk, Rabu (12/6) se­kitar pukul 17.30 WIT.

Ambruknya jembatan diduga intensitas hujan yang tinggi menyebab­kan arus air deras di ba­wah jembatan tersebut. Beruntung tidak ada kor­ban jiwa dalam peris­ti­wa itu. Saat kejadian, arus transportasi sepi.

“Peristiwa tersebut terjadi pada saat kondisi hujan lagi lebat, sehingga jembatan ambruk. Tidak ada korban jiwa, karena saat ambruk transportasi sepi tidak ada pengguna jalan yang melintasi jembatan,” kata  Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada wartawan Kamis (13/5).

Pasca kejadian, Kapolres pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso bersama Dandim 1504 Ambon, Letkol Inf Fendri Navyanto Raminta di dampingi Kapolsek Leihitu Barat , Ipda Johan Anakotta, Kamis (13/6), langsung meninjau lokasi.

Dalam peninjauan tersebut Kapol­res bersama Dandim melakukan pertemuan dengan penjabat raja dan staf pemerintah Negeri Larike, selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Balai Jalan Provinsi Maluku dan  Dinas PU Propinsi Maluku untuk pembangunan jembatan darurat.

“Tujuan Kapolres dan Dandim adalah untuk memastikan kondisi jembatan yang ambruk dan akan membantu mempercepat proses pembangunan jembatan yang baru dengan berkoordinasi langsung dengan Balai Jalan Provinsi Maluku dan Dinas PU Propinsi Maluku,” ungkap Kasupy.

Dalam pertemuan tersebut juga, kapolres menghimbau masyarakat untuk tenang dan mempercayakan pekerjaan pembangunan jembatan kepada instansi yang berwenang. Akibat putusnya jalur penghubung dia kecamatan itu, aktivitas masya­rakat menjadi terganggu. Masya­rakat harus mancari akses lain yang jaraknya relatif lebih jauh menuju Kota Ambon maupun kedua keca­matan.

PU Tanggap Darurat

Kadis Pekerjaan Umum (PU) Ma­luku, Ismail Usemahu kepada Siwa­lima melalui telepon selulernya, kamis (13/6) mengaku, pihaknya sudah melakukan tanggap darurat.

“Jadi benar ada jembatan putus di Leihitu dan Leihutu barat. Dinas PU sudah ambil langkah dengan melakukan perbaikan secara darurat dan kendaraan sudah bisa melin­tas,” kata Usemahu.

Soal perbaikan secara permanen tambahnya akan dipikirnan nanti, karena saat ini kondisi darurat dan masyarakat harus punyta akses di dua kecamatan tersebut. “Kita sudah perbaiki dengan jembatan darurat agar akses masyarakat di dua kecamatan itu tidak terputus. Jadi masyarakat  sudah bisa lalui dengan kendaraan, nanti kita perbaiki secara parmanen,” janjinya. (S-39/S-S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon