Kriminal ›› Jurang Liliboi Makan Korban

Jurang Liliboi Makan Korban


Ambon - Jurang di kawasan Desa Liliboi Kecama­tan Leihitu Barat, Ka­bupaten Maluku Te­ngah, Senin (11/2) makan korban. Kece­la­kaan tunggal mere­nggut nyawa Frits Kel­fin Solissa (24), se­mentara boncengan­nya Sali Muskitta (19) mengalami luka se­rius di seluruh tubuh­nya.

Informasi yang di­him­pun Siwalima dari Rodhe S, warga Alang yang melintasi TKP, menje­laskan kedua korban de­ngan menggunakan sepeda motor Mio Matic  Hoda Beat Warna merah putih dengan DE 2618 AY masuk jurang tepatnya di turunan tanjakan 15 Negeri Liliboi.

“Jadi saat kita melintasi TKP ada warga yang sudah lebih awal lewat dan melihat korban cewek berteriak dari dasar jurang. Kemudian ka­rena takut mereka mema­nggil warga untuk melihat secara dekat dan ternyata be­nar ada warga yang laka lantas di dalam jurang. Me­reka kemudian mengangkat korban cewek dan mem­bawa dengan mobil milik war­ga ke rumah sakit, se­mentara korban lelaki masih di dalam jurang dalam kondisi meninggal,” akuinya.

Warga Riang Desa Tawiri ini tewas di TKP setelah motor yang ditumpangi ber­sama sang pacarnya ini ter­jun bebas ke jurang. Ke­duanya diduga melaju de­ngan kecepatan tinggi sehi­ngga tidak bisa mengen­dalikan laju kendaraannya dan akhirnya masuk jurang.

Kapolsek Leihitu Barat Ipda Johan Anakotta saat dikon­firmasi melalui telepon selu­lernya membenarkan laka tunggal tersebut. “Benar ada laka tunggal tadi sore (kema­rin-red),” akui Anakotta.

Menurutnya, berdasarkan keterangan Valdo salah watu warga Liliboy ,  pukul 16.35 WIT ia  hendak menuju Kota Ambon, tapi sesampainya di TKP motornya mengalami gangguan mesin, sehingga ia memutuskan berhenti dan memperbaiki motornya.

Tiba-tiba terdengar suara minta tolong dari bawah jurang, karena mendengar suara minta tolong ia me­rasa takut dan bergegas menuju tempat wisata Batu Kapal yg berjarak kurang lebih 100 meter dari TKP dan menyam­paikan suara minta tolong dari dalam jurang kepada pemilik tempat wisata Rolli Peta.

Tidak mau ambil resiko, Valdo dan Peta lalu ber­sama-sama melaporkan pe­ristiwa tersebut di piket Polsek Leihitu Barat.  Ang­gota langsung ke TKP dan membantu memgevakuasi korban sekitar pukul 19.30 wit untuk di bawa ke RS Bhayangkara Tantui Ambon.

Korban dievakuasi dengan menggunakan kantong je­nazah dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sementara barang bukti motor dievakuasi untuk diserahkan ke Unit Sat­lantas Polres Ambon. “Barang bukti kendaraan roda dua telah diserahkan ke Unit Laka lantas Polres Ambon. Kasus laka lantas terse­but telah diserahkan oleh pi­ket Unit Laka Lantas Polres Am­bon,” pungkas Anakotta. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon