Daerah ›› Kabid Perencanaan Dikpora Maluku Enggan Berkomentar Tangani Sejumlah Proyek Bermasalah

Kabid Perencanaan Dikpora Maluku Enggan Berkomentar

Ambon - Sejumlah proyek milik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Maluku yang hingga kini belum tuntas pekerjaannya, yang ditangani langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Dikpora Maluku, Jhon Manuputty ternyata bermasalah.

Sebut saja, proyek pembangunan tiga Ruang Kelas Belajar (RKB) SD Kristen Jelia di Kecamatan Aru Selatan, Kabupaten Aru. Padahal proyek ini menggunakan dana APBD Provinsi Maluku sebesar ratusan juta. Pekerjaan proyek ini baru sebatas pemasangan batako pada dua dinding bagian belakang dan belum dilakukan plesteran serta belum ditutupi atap, sehingga bagian yang telah disusun batako sudah berlumut.

Selain itu, sekitar 50 lebih sak semen sudah tidak bisa digunakan lagi, karena telah mengeras.

Selain itu, proyek bermasalah yang juga ditangani Manuputty sebagai Pimpinan Proyek (Pimpro), yakni pembangunan dua RKB SMP PGRI Wolu, Kecamatan Teluti, Kabu­paten Maluku Tengah (Malteng) yang hingga kini belum selesai dikerjakan.

Kendati demikian, Manuputty yang dikonfirmasi Siwalima, di Kantor Dikpora Maluku, Senin (12/3), enggan berkomentar.

“Oh maaf nanti saja, saya se­men­tara sibuk. Nanti ditanyakan saja kepada Kadis,” ujarnya, sambil me­nuju ke ruang kerjanya.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Teluti Kecamatan Tehoru, Kabupa­ten Maluku Tengah (Malteng), Sah­lan Lesnussa menyesalkan, sikap Manuputty yang acuh ter­hadap tang­gung jawabnya. Padahal seba­gai pimpinan proyek mestinya ber­tanggung jawab terhadap proyek-proyek yang hingga kini belum diselesaikan.

Ia menambahkan, agar para pene­gak hukum proaktif untuk melaku­kan pengusutan terhadap berbagai proyek yang bermasalah, karena tidak sedikit anggaran yang diku­curkan untuk proses pembangunan RKB, apalagi sekolah merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang urgen. (S-16)



Berita Terkait


Ambon