Daerah ›› Kasus DBD di Ambon Terus Bertambah Pemkot Tingkatkan Sosialisasi

Kasus DBD di Ambon Terus Bertambah


Ambon - Kasus Demam berdarah dengue (DBD) di Kota Ambon terus bertambah, awalnya ditemukan 27 kasus, kini naik menjadi 33 kasus.

 “Bulan Januari kemarin, kasus DBD ditemukan 11 kasus, naik menjadi 15 kasus kemudian naik 27 kasus dan kini naik lagi menjadi 33 kasus,” jelas Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan di BIZ Hotel, Sabtu (9/2).

Dijelaskan, 33 kasus DPBD tersebut terjadi sejak Januari sampai dengan sekarang yang tersebar pada tiga kecamatan yaitu, Sirimau,  Nusaniwe dan Baguala.

Untuk diketahui, dari tiga kecamatan itu yang paling banyak di Kecamatan Sirimau sebanyak 15 kasus, kemudian Baguala dan Nusaniwe.

Dikatakan, untuk mereka yang terkenal DBD saat ini ada yang dirawat di rumah sakit dan ada juga yang perawatan di rumah.

Dijelaskan, sejak bulan Januari hingga Februari, pihak pemkot telah melakukan berbagai hal yakni, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, pemberantasan sarang nyamuk, pembagian bubuk abate dan melakukan foging.

“Kita sudah melakukan berbagai hal, tapi ini menyangkut lingkungan jadi masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan mereka sendiri, karena tidak mungkin kebersihan lingkungan harus dibersihkan juga oleh petugas,” ujarnya.

Dari banyaknya kasus, lanjut dia, ada satu daerah yang juga wabah DBD yakni di Lateri sebanyak 6 kasus, dan setiap tahun daerah itu selalu ditemukan kasus.

Ditambahkan, saat ini petugas kesehatan telah turun ke rumah-rumah untuk membagi bubuk abates. Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan, agar kasus ini tidak bertambah lagi. Dan saya mau katakan, jika masyarakat yang ingin membu­tuhkan bubuk abate bisa saja ke puskesmas di masing-masing wilayah, karena tersedia dalam stok yang banyak,” katanya.(S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon