Kriminal ›› Kasus Pembakaran Kantor BKD Buru Masih Misterius

Kasus Pembakaran Kantor BKD Buru Masih Misterius


Namlea - Pembakaran Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Pertanian Kabupaten Buru, hingga kini masih misterius. Kapolres Buru, AKBP M. Syarifuddin mengaku, sudah memeriksa 15 saksi, tetapi belum ditemukan cukup bukti tentang motif terbakarnya kedua kantor pemerintah itu.

Ditemui wartawan usai pembukaan masa sidang II DPRD Buru, pekan ini, Kapolres Buru, AKBP M. Syarifuddin enggan membeberkan insiden pembakaran dua kantor pemerintah yang terjadi tanggal 30 Desember tahun 2010 lalu.

Ia hanya menyebut, sudah 15 saksi yang diperiksa. Namun lupa nama-namanya. Syarifuddin juga menyangkal, kalau dua adik kandung dari wakil bupati turut diperiksa. "Siapa yang bilang. Tidak benar itu. Hanya isu," elak Syarifuddin.

Syarifunddin mengaku, tidak berani pasang target waktu atas pembongkaran kasus tersebut. Pasalnya, tidak ada yang mau bersaksi dan tidak ada saksi yang melihat langsung insiden kebakaran di kedua kantor pemerintah itu.

Dijelaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik yang hingga kini belum diterima.

Ketika ditanya soal kasus di Balpetu, Kepala Madan yang berawal dari fitnahan, sehingga sampai terjadi insiden pemukulan, Kapolres berjanji akan mengecek langsung ke anak buahnya.

Semula ia ngotot tidak punya bukti soal kasus fitnahan, dan hanya membenarkan adanya tindak penganiayaan yang telah menghantar beberapa ibu rumah tangga dan satu anak sekolah ke penjara.

Tetapi saat diberitahu bahwa anak dari pelaku pemukulan telah dikirim pulang dari Jogyakarta, dan melaporkan kasus fitnahan tersebut, Jumat (25/3), ke Polres Buru yang diduga dilakukan oleh korban yang dipukul, Kapolres mengaku, kasus dari Kepala Madan banyak, sehingga dirinya akan mengecek ke bawahannya. (S-31)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon