Daerah ›› Kejaksaan, Pengadilan & Pemprov Bangun Sinergitas

Kejaksaan, Pengadilan & Pemprov Bangun Sinergitas


Ambon - Kepala Kejati Maluku Triyono Haryanto dan jajaran serta Ketua Pe­ngadilan Tinggi Ambon Respatun Wisnu War­doyo beserta jajaran me­lakukan silaturahmi de­ngan Gubernur Maluku, Murad Ismail, Selasa (11/6).

Silaturahmi yang ber­langsung tertutup di ruang kerja gubernur itu, untuk membangun si­ner­gitas antara kejak­saan, pengadilan tinggi dan Pemprov Maluku.

Gubernur kepada war­tawan mengatakan, sila­turahmi bersama pimpi­nan Kejaksaan Tinggi Maluku dan Pengadilan Tinggi Ambon merupa­kan bentuk komitmen sinergitas antara pe­mimpin di Maluku.

“Saya rasa masyarakat Maluku sekarang harus berbangga bahwa gubernur bisa bersinergi dengan kejaksaan dan pengadilan untuk membicarakan masalah hukum yang ada di Maluku,” kata Murad.

Menurut Murad, ada tiga hal penting dalam membangun siner­gitas bersama dengan mitra, yaitu komunikasi, koordinasi dan kola­borasi. Artinya, pintar jangan dilang­kahi, pintar jangan meng­gurui, tanjam jangan melukai. Cepat jangan mendahului karena ada prinsip sinergitas yang mem­punyai satu tujuan yaitu saling dukung, saling gendong, saling membantu, saling memberi dan saling menerima.

“Jadi tidak boleh ada perbedaan, kita bersinergi, komitmen dan ber­pikir bersama bagaimana membawa Maluku kedepan seperti apa kearah yang lebih baik,” ujar Murad.

Ditempat yang sama Kepala Kejati Maluku, Triyono Haryanto meng­akui, pertemuan bersama gubernur merupakan bentuk silaturahmi an­tara forkopimda.

Soal penanganan kasus korupsi, Triyono mengaku lebih senang pencegahan dari penindakan.

“Kalau pencengahan semuanya utuh, anggarannya utuh, tidak ada orang yang ditahan, tidak orang yang periksa. Penindakan itu, uang negara sudah habis, ada yang dipenjara, kasih makan orang di penjara dan lain sebagainya. Jadi Pencegahan itu dari awal pemba­ngunan akan terarah dengan baik,” jelasnya

Triyono mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Maluku agar tidak ada staf yang melenceng kiri dan kanan.

“Saya tidak mau ada krimanalisasi saat saya menjadi kejati di sini, saya bantu pak gubernur dari segi hukum agar semuanya berjalan dengan aman,” ujarnya.

Hadir juga dalam silaturahmi itu,  Wakil Gubernur Barnabas Orno, Wakil Kepala Kejati Maluku Erryl Agoes Putra dan sejumlah pejabat kejati, serta sejumlah staf Pengadilan Tinggi Ambon. (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon