Pendidikan ›› Kemenag Tawarkan Program Beasiswa Bagi Guru Madrasah

Kemenag Tawarkan Program Beasiswa Bagi Guru Madrasah

Ambon - Kementerian Agama RI paa tahun ini, telah menawarkan program beasiswa bagi para guru Madrasah yang ada di Indonesia termasuk Maluku di dalamnya.

Untuk itu, lewat instruksi dari Kemenag ke seluruh kan­tor wilayah untuk melakukan pendataan bagi para guru Madrasah Ibtidayah, Tsana­wi­yah dan Aliyah yang akan mendapatkan program bea­siswa tersebut.  

“Lewat program ini nanti­nya diharapkan agar para gu­ru Madrasah dapat mening­katkan kualitas dan kemapuan mereka,” jelas Kepala Seksi Madrasah Pendidikan Agama (Mapenda) Maluku, Faisal Mu­saad kepada Siwalima di ruang kerjanya, Selasa (17/1).

Dijelaskan, seluruh madra­sah yang ada di wilayah Kan­tor Kemenag Maluku 80 persen masih di kelola oleh yayasan, sementara 20 persen lainya negeri. Oleh sebab hampir diseluruh madrasah yang ada masih mengalami kekuarangan tenaga guru

Untuk itu, sesuai dengan peraturan Kementerian Pen­di­­dikan Nasional dan Kemen­terian Pendayagunaan Apara­tur Negera serta Kemendagri mengeluarkan keputusan ber­sama yang intinya adalah penataan guru Madrasah, sehingga para guru swasta maupun atau PNS tidak lagi berpusat pada ibukota pro­vinsi, namun harus tersebar merata di kabupaten/kota hingga kecamatan.

“Dalam waktu dekat kami akan melakukan pendataan para guru untuk di kirim ke Jakarta guna diproses dan mudah-mudahan data yang kami masukan ini bisa men­dapatkan hasil yang memuas­kan,” harapnya.

Pertemuan

Sementara itu, di tempat ter­pisah, pihak Mapenda Kota Ambon menggelar pertemuan guru Madrasah se-Kota Ambon. Pertemuan tersebut dipu­satkan pada Aula Kantor Wilayah Kemenag Kota Ambon, Selasa (17/1)   

Kepala Bidang Mapenda Kota Ambon, Muhammdad Yasir Rumadaul kepada Siwa­lima menjelaskan, pertemuan para guru Madrasah se-Kota Ambon ini, di lakukan untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) pada bulan April mendatang.

“Pertemuan hari ini, hadir para kepala sekolah baik MI, MTS maupun MA dengan kesepakatan bahwa penyele­ng­gara UN kalau bisa tidak lagi di gabungkan dengan di­nas pendidikan, karena Mad­rasah sudah mampu menye­lenggarakan UN,” ungkap­nya.

Sementara menyangkut de­ngan persiapan pihak sekolah untuk menghadapi UN, kata Rumadaul, persiapannya su­dah sangat maksimal dan seluruh Madrasah di Kota Ambon telah siap untuk meng­hadapi UN pada bulan April mendatang. (Mg-2)



Berita Terkait


Ambon