Ambon - Wakil Ketua DPD PDIP Maluku, Everd Kermite mengaku tidak ingin mendaftarkan diri ke partai lain sebagai bakal calon (balon) Wakil Gubernur Maluku selain PDIP.
“Saya hanya di satu partai saja, dan itu sudah memenuhi persyaratan,” tandas Kermite kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (14/6).
Keputusan siapa yang nantinya dipilih untuk maju dengan menggunakan kendaraan PDIP, kata Kermite, dikembalikan kepada mekanisme partai.
“Hanya saja saya berkeinginan jika nantinya terpilih maka saya akan bersama-sama dengan calon gubernur untuk melaksanakan amanat rakyat Maluku dalam rangka melaksanakan pembangunan Maluku dalam segala aspek kehidupan,” ujarnya.
Ditanya akan berpasangan dengan siapa, Kermite belum bisa memastikan hal tersebut, pasalnya semua dikembalikan kepada mekanisme partai dan hasil survei.
“Itu tergantung masyarakat, saya tidak sebutkan saya berpasangan dengan siapa, semuanya dikembalikan kepada masyarakat, kendati begitu seluruh aspirasi masyarakat juga harus menjadi pertimbangan,” tukas anggota DPRD Maluku ini.
Kermite mengaku siap bersaing dengan kader luar partai sebagai balon cawagub yang mendaftar pada PDI-P. “Dalam hal ini saya siap, namun semuanya dikembalikan di tangan rakyat yang menentukan pilihannya melalui hasil survei,” pungkasnya.
Untuk diketahui tercatat 11 balon gubernur yang telah mengambil formulir di PDIP, yaitu Said Assagaff, Brigjen (purn) Johanes Petrus Pelupessy, Alexander Litaay, Alex Retraubun, Azis Samual, Daud Sangadji, Abdullah Tuasikal, Jack William Noya, B.S. Temmar, Komarudin Watubun dan Ferdinand Lanwaru.
Sedangkan untuk balon wagub ada 13 kandidat, yaitu Abd Hamid Rahayaan, Herman Adrian Koedoeboen, Evert Kermite, Muksin Ohorella, Edwin Huwae, Abdullah Tuasikal, Taher Hanubun, La Suriyadi, Daud Sangadji, Sandi Alexander Wattimena, Bugis Muhammad Saman, Muhamad Tadi Salampessy, Hasan Bin Talib dan A Wakano. Namun hingga penutupan pengembalian formulir pendaftaran pada Senin (11/6) hanya lima balon gubernur yang mengembalikan formulir atau resmi melakukan pendaftaran.
Lima balon tersebut, yaitu Said Assagaff, Alex Retraubun, Bitto Temmar, Azis Samual dan Ferdinand Leanwaru. Sedangkan balon wagub, Hamid Rahayaan dan Herman Koedoeboen.
Menurut Sekretaris tim Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Jhon Jokohael, jika belum memenuhi kuato empat pasangan balon gubernur dan wagub, maka pihaknya akan melakukan evaluasi untuk memperpanjangan waktu pengembalian formulir. (Cr-1)