Daerah ›› Koinonia Jadi Aspek Utama Penekanan Gereja Pembukaan Persidangan IV Jemaat Palungan Kasih

Koinonia Jadi Aspek Utama Penekanan Gereja

Ambon - Ditahun pelayanan 2013 ini, Gereja Protestan Maluku (GPM) memberikan perhatian dan penekanan utama kepada aspek Koinonia atau persekutuan.

Artinya ditengah-tengah realitas kemajemukan, maka aspek koinonia  yang fungsional sangat dibutuhkan untuk memperkuat persekutuan dalam merefleksikan kebaikan dan cinta kasih Allah di dunia ini, yang dimulai dari keluarga, gereja dan masyarakat.

“Dalam semangat koinonia yang fungsional dan transfor­matif, tidak ada alasan apapaun untuk saling mendominasi, mengorbankan, menghancurkan dan mengeksploitasi  baik itu antar sesama umat manusia maupun antara manusia dengan alam semesta dengan tujuan kepentingan diri sendiri,” kata Kasubdit Perempuan Majelis Pekerja Klasis (MPK) Pulau Ambon Pendeta MR Talakua, saat membacakan arahan Ketua MPK GPM Pulau Ambon saat membuka Persidangan ke IV, Jemaat Palungan Kasih, Minggu (17/2).

Berkaitan dengan pelaksanaan persidangan jemaat Palungan Kasih, kata dia, pada umumnya seluruh jemaat di Klasis Pulau Ambon sudah berperan langsung dalam mendesain program pelayanan yang sesuai dinamika dan masalah pelayanan di jemaat secara teritorial dalam bentuk renstra untuk menjawab problematika keumatan, pelayanan dan kelembagaan sebagai sebuah proses konsolidasi untuk meningkatkan kapasitas dan profil bergeraja kedepan.

Untuk itu, lewat persidangan jemaat ini, dapat dijadikan sebagai moment pesta iman dalam merumuskan hal-hal yang positif bagi perkembangan dan pertumbuhan masyarakat di dalam jemaat Palungan Kasih.

Sementara itu Ketua Majelis Jemaat GPM Palungan Kasih, Pendeta Joice Samima dalam pidatonya mengungkapkan melalui persidangan ini, jemaat Palungan Kasih terpanggil untuk menggumuli berbagai persoalan kontekstual umat di masa kini dan menyongsong masa depan di tengah tantangan kehidupan yang semakin sulit.

“Persidangan jemaat adalah merupakan pengambilan keputusan tertinggi dalam jemaat sesuai peraturan pokok GPM bertugas untuk mengevaluasi laporan pertanggung jawaban pelayanan dan APBJ, menetapkan program-program pelayanan dan menetapkan anggaran pelayanan di tahun 2013,” ujarnya.

Olehnya itu, berangkat dari Visi Jemaat Palungan Kasih yang telah ditetapkan melalui renstra tahun 2011-2015 yaitu mewujudkan semangat umat dan iman, sejahtera dan misoner  menjadi alat strategi melalui persidangan ini.

Saimima berharap, nantinya keputusan yang dihasilkan dari persidangan ini dapat meng­akomodir kepentingan pergu­mulan jemaat yang bersentuhan  langsung guna membangun kehi­­-dupan sosial, ekonomi, kemas­-yarakatan dalam kehidupan panggilan bersama.(S-34)



Berita Terkait


Ambon