Daerah ›› Komisi B DPRD Maluku akan Panggil GM PLN Pelayanan Kurang Maksimal

Komisi B DPRD Maluku akan Panggil GM PLN

Ambon - Komisi B DPRD Maluku akan memanggil General Manager (GM) PT. PLN Maluku dan Maluku Utara, guna mempertanyakan pelayanan listrik yang kurang maksimal kepada masyarakat yang akhir-akhir ini  terjadi bukan saja di Gorom, Kabupaten Seram Timur (SBT) tetapi juga diberbagai daerah di wilayah Maluku.

“Pelayanan listrik yang tidak maksimal ini harus menjadi tanggungjawab dan perhatian bagi pihak PLN, terutama PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang bukan saja terjadi di Gorom, namun di Kota Ambon sendiri sering terjadi pemadaman listrik,” jelas anggota Komisi B DPRD Maluku, Sudarmo kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Selasa (21/2).

Dengan pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat, lanjut Sudarmo, maka akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat dalam menggunakan alat-alat elektronik.

Pemanggilan terhadap GM PLN, katanya, sangat penting terkait dengan persoalan kelistrikan yang akhir-akhir ini terjadi di Maluku dan perlu diselesaikan secepatnya.

“Dalam waktu dekat Komisi B akan memanggil GM PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara agar, persolaan-persolan kelistrikan di Maluku ini segera diselesaikan secepatnya apalagi pada Juni mendatang akan digelar event MTQ Nasional,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, selama kurang lebih satu bulan terakhir ini, masyarakat di Kecamatan Pulau Gorom dan sekitarnya tidak menikmati pelayanan listrik secara maksimal.

Hal ini diakui oleh Raja Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom, M.A.S.R Wattimena kepada Siwalima lewat telepon selulernya, Jumat (17/2).

Menurut Wattimena, sejak satu bulan terakhir ini masyarakat mengeluh karena listrik tidak maksimal seperti sebelumnya. Yang berdampak pada tidak maksimalnya seluruh aktivitas perkantoran dan aktivitas masyarakat.

Dikatakan, dirinya telah menyampaikan kekesalannya kepada PLN Ranting Gorom tetapi tidak direspon bahkan tidak ada alasan yang jelas kepada masya­rakat. (Mg-4)



Berita Terkait