Kesra ›› Konsumsi Telur Setiap Hari Picu Penyakit Jantung

Konsumsi Telur Setiap Hari Picu Penyakit Jantung

JIKA dalam banyak penelitian lainnya telur sering dikatakan sebagai jenis menu sarapan yan bisa membuat tubuh langsing, namun dalam penelitian yang dilangsungkan di University of Athens Medical School, sarapan telur di pagi hari justru meningkatkan risiko penyakit jantung.

Bukan tanpa alasan, kesimpulan tersebut diambil setelah para ilmuwan tersebut melakukan penelitian terhadap sedikitnya 43 ribu perempuan Swedia selama 15 tahun. Dari beberapa kasus selama penelitian, menunjukkan bahwa mereka yang mengikuti pola diet dengan konsumsi protein tinggi dan karbohidrat rendah, sebanyak 28 persen lebih cenderung mangalami kemungkinan untuk terkena penyakit jantung. Demikian seperti yang dilansir dari The Telegraph (27/6).

"Kami menemukan bahwa semakin sedikit jumlah karbohidrat dan semakin tinggi konsumsi protein, maka semakin tinggi resiko seseorang menderita penyakit jantung," ujar pemimpin penelitian, Professor Pagona Lagiou, dari University of Athens Medical School.

Baginya, meski banyak penelitian menyebutkan bahwa konsumsi telur saat sarapan berkontribusi terhadap pemangkasan lemak, namun fakta bahwa makanan berprotein tinggi cenderung datang dari produk daging yang mempunyai kadar lemak jenuh tinggi, dan itu bisa menyebabkan risiko penyakit jantung apalagi dikonsumsi setiap hari.

Sebagai informasi tambahan, sebutir telur rebus mengandung 78 kalori, 6,5 gram protein, karbohidrat, dan 5,8 gram lemak. Perlu diketahui, dari keseluruhan lemak tersebut, 1,7 gram adalah lemak jenuh. Kuning telur mengandung lebih banyak lemak dan kolesterol ketimbang putih telur. (web)



Berita Terkait


Ambon