KEPALA Biro Operasional (Karo Ops) Polda Maluku Kombes Polisi Sutanto menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar Operasi Kubah Siwalima selama 14 hari terhitung 7-22 Juni untuk mengamankan pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012.
“Nantinya sebelum digelar Operasi Kubah Siwalima maka terlebih dahulu akan digelar operasi rutin yaitu operasi lalu lintas dan kemacetan, operasi simpatik, operasi pekat dan operasi merah putih yang akan dilakukan pada bulan April mendatang dalam rangka pencitraan kondisi dan hanya bersifat kewilayahan,” jelasnya.
Sutanto mengatakan, dalam proses pengamanan nantinya akan didukung oleh 2.000-an personil.
“Pengamanan MTQ selain dilakukan oleh personil Polda Maluku, juga nantinya kita mendapat bantuan personil dari Brimob Mabes Polri sebanya dua Satuan Setingkat Kompi (SSK), Densus 88 Anti Teroro serta Badan Inteljen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri,” katanya.
Menurutnya, Operasi Kubah Siwalima juga akan melibatkan sejumlah instansi pemerintah serta organisasi pendukung lainnya seperti Remaja Masjid, AMGPM, Mudika, Saka Bhayangkara serta Satpam.
“Kami juga sangat mengharapkan agar adanya dukungan dari semua pihak untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini agar berjalan aman, lancar dan damai sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Nasional, Abdul Djamil mengharapkan agar pola pengamanan penyelenggaraan MTQ tidak terlalu berlebihan.
“Memang perlu ada jaminan keamanan tetapi sebagai manusia sebaiknya bekerja secara maksimal saja sesuai dengan prosedur tetap masing-masing unsur TNI maupun Polri. Saya yakin jika kita memiliki kiat-kiat untuk menciptakan situasi yang aman dan damai berdasarkan kondisi rill yang ada di Kota Ambon termasuk potensi kemacetan maupun penumpukan orang pada lokasi-lokasi perlombaan,” katanya.
Dirinya juga mendukung segala upaya yang telah dilakukan oleh pihak TNI/Polri sehingga harus melakukan kordinasi dengan pihak-pihak yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan ini, yang juga tidak dilepaspisahkan dari dukungan seluruh komponen masyarakat di daerah ini. (S-16)