Ambon - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ambon, Morits Robert Lantu mengungkapkan, hampir sebagian besar pegawainya terutama yang melakukan tugas di kawasan Terminal Mardika banyak yang nakal dan tidak disipilin dalam bekerja.
Pasalnya, berdasarkan hasil evaluasi pada tahun 2011 lalu banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi Dishub Kota Ambon sehingga akan diambil tindakan tegas.
“Banyak pegawai kita yang nakal dan tidak disiplin, kita akan ambil tindakan tegas. Kita sudah berikan pembinaan tetapi sama saja sehingga harus diambil tindakan supaya ada efek jera,” tegas Lantu, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/1). Diakuinya, kesemrautan di kawasan terminal juga akibat dari tidak disiplinnya pegawai dishub dalam menjalankan tugas sehingga akan dipantau terus, jika ada kedapatan petugas di lapangan yang nakal dan tidak disiplin akan diambil tindakan tegas.
“Untuk kali ini tidak ada toleransi, kalau ada petugas yang nakal dan tidak disiplin akan ditindak dan hendaknya mengundurkan diri saja jika bekerja hanya untuk main-main,” ujarnya.
Lantu juga mengaku, banyak tantangan yang dihadapi Dishub Kota Ambon ditengah keterbatasan petugas terutama di kawasan terminal, namun di tahun 2012 ini akan terus dilakukan pembenahan.
Menjelang pelaksanaan event nasional Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang akan digelar pada bulan Juni mendatang, maka kesemrautan di Kota Ambon terus dibenahi, di mana kesemrautan di terminal akan ditata dengan baik serta parkiran-parkiran di ruas-ruas jalan utama seperti dj Jalan AY.Patty, Jalan Sam Ratulangi, Jalan AM Sangadji dan ruas jalan lainnya akan ditata.
Dijelaskan, khusus untuk jalan AY Patty, parkiran akan ditata ulang, di mana kawasan itu hanya disediakan kendaraan roda empat sementara tempat parkiran untuk kendaraan roda dua akan ditempatkan di lorong-lorong yang ada di sepanjang jalan AY Patty seperti Lorong Pala, Lorong Naga kuning dan lorong-lorong lainnya.
“Kami juga akan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di badan-badan jalan terutama pada ruas-ruas jalan utama di kota ini,” jelasnya.
Sementara untuk aktivitas kendaraan berplat hitam yang digunakan sebagai mobil di Jalan Said Perintah akan ditempatkan di jalan Setiabudi dan saat ini pihaknya sementara melakukan sosialisasi.
Ia berharap pada bulan Maret 2012, kesemrautan transportasi dan perparkiran di Kota Ambon sudah dibenahi dan ditata dengan baik. (S-26)