Visi ›› Ledakan Bom

Ledakan Bom

Kondusifnya situasi dan kondisi keamanan di Kota Ambon kembali sedikit terusik dengan aksi peledakan bom di Terminal Mardika, Kecamatan Sirimau Kota Ambon Senin (1/10) dinihari.

Memang tidak ada korban jiwa dalam ledakan tersebut, namun aksi yang diduga sengaja dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK) untuk meneror masyarakat di Kota Ambon.

Akibat dari ledakan tersebut, pagar depan toko milik La Juma mengalami kerusakan berat. Ledakan terjadi tepatnya di samping Toko Dewi II yang terletak di Terminal B Mardika sekitar pukul 00.45 WIT. 

Menyikapi hal ini, publik berharap polisi dapat segera mengusut tuntas kasus ini. Bukan baru pertama kali perbuatan serupa terjadi. Memang polisi beberapa waktu lalu sudah pernah mengungkap kasus peledakan bom seperti ini.

Namun memang harus kita sadari, langkah untuk mengusut kasus peledakan bom seperti ini, tak semudah membalikan telapak tangan. Kita juga harus memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, karena tanpa kenal lelah berupaya secara bertahap mengungkap keberadaan para pelaku.

Peristiwa demi peristiwa pengeboman yang sering terjadi di Kota Ambon menjadi bukti bahwa bahaya terorisme masih merupakan sesuatu yang nyata di negeri ini, baik secara laten maupun manifestasi. Tak ubahnya seperti gempa bumi, di negeri ini potensi gerakan terorisme ada dan nyata.

Untuk itu, jaringan radikalisme yang bersifat violence harus ditemukan dan dibongkar secara tuntas dengan segera. Hal ini mencerminkan terorisme sebagai gerakan radikal memiliki jaringan kuat karena mampu mengecoh kewaspadaan aparat kepolisian dalam mengantisipasi indikasi terjadinya aksi teror bom.

Oleh sebab itu, aparat kepolisian harus mengungkap tuntas siapa jati diri pelakunya dan jaringan gerakan, sekaligus antek-antek intelektual di balik aksi terorisme itu. Pasalnya, mustahil peledakan bom itu dilakukan seorang diri. Mereka harus ditindak tegas untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Warga Kota Ambon menanti bukti  profesionalisme jajaran Polda Maluku untuk mengungkap pelaku tersebut serta mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan. (*)



Berita Terkait


Ambon