Politik ›› Lima Calkada Lolos Pilkada Maluku Noya - Latuconsina Gugur

Lima Calkada Lolos Pilkada Maluku

Ambon - Setelah melakukan verifikasi berkas sejak Februari 2013 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku  akhirnya menetapkan lima pasangan lolos sebagai Calon Kepala (Calkada) Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2013-2018.

Kelima pasangan calkada ter­sebut yaitu,  Said Assagaff-Zeth Sahuburua (SETIA), Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa (TU­LUS), Jacobus F Puttilei­halat-Arief Tapi Ohiyoe (BOB-ARIF), Abdullah Vanath-Mart­hen Mais­paitella (DAMAI) dan Herman Koedoeboen-Daud Sa­nga­dji (MANDAT).

Sedangkan untuk calon perse­orangan yaitu, Jacky WB Noya-Adam Latuconsina dinyatakan gugur, karena berkas mereka tidak memenuhi persyaratan  sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Berdasarkan hasil verifikasi tahap II KPU Maluku terhadap ber­kas administrasi bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku tahun 2013, dan berita acara pe­netapan pasangan calon Guber­nur dan Wakil Gubernur tahun 2013 Nomor 213/BA/IV/2013 tanggal 23 April mengumumkan kepada publik nama-nama pasangan calon Guber­nur dan Wakil Gubernur Maluku yang memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku,” kata Ketua KPU Maluku, Idrus Tatuhey saat me­berikan keterangan pers kepada wartawan di ruang Rapat Kantor KPU Maluku Lantai II Tantui Ambon, Selasa (24/5).

Tatuhey yang didampingi Sekre­taris KPU, Arsyad Rahawarin dan anggota MG Lailossa, Novel Huku­nala dan Nazir Rahawarin itu men­jelaskan, pasangan perseorangan atas nama Jacky WB Noya-Adam Latuconsina tidak lolos disebabkan tidak memenuhi persyaratan. Sebab, dukungan tahap verifikasi kedua yang diajukan oleh pasangan ini tidak memenuhi minimal 121.306 dukungan masyarakat, karena pada tahap pertama yang memenuhi persyaratan dari ratusan dukungan yang diajukan hanya 3.770.

Karena itu,  calon perseorangan ini diberikan kesempatan untuk mengajukan tahap kedua, dengan jumlah pendukung dua kali lipat dari batas minimal yang ditentukan.

“Jadi batas minimal 121.306 kurang 3.770 dikali dua, sehingga dukungan yang harus dimasukan yaitu 235.073. Nah, dukungan yang dimasukan pada Senin  itu 240 ribu pendukung, namun setelah diverifikasi tidak sampai mencapai jumlah yang ditentukan yaitu 235.073 pendukung,” jelasnya.

Dengan tidak memenuhi persya­ratan tersebut, lanjut Tatuhey, maka berkas dukungan tersebut tidak lagi dilanjutkan ke tingkat KPU kabupaten/kota untuk dilakukan verifikasi.

Besok, Pengundian Nomor

Tatuhey juga mengatakan, sesuai dengan jadwal KPU Maluku, maka dipastikan besok, Jumat (26/4) akan dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Pengundian tersebut akan dilak­sanakan pada pukul 14.00 WIT di Kantor KPU Maluku, dan akan dihadiri oleh seluruh pasangan calon.

Puluhan Polisi Amankan

Saat penetapan Calkda Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Kantor KPU Maluku dijaga ketat puluhan aparat kepolisian.

Informasi yang diperoleh, mereka akan mengamankan Kantor KPU Maluku selama tiga hari hingga sele­sai penetapan nomor urut pasangan calkada Jumat (26/4). “Kita diberita­hukan oleh mereka, bahwa ditugas­kan selama tiga hari mengamankan Kantor KPU Maluku,” ujar salah satu staf KPU Maluku yang meminta namanya tak dipublikasikan. (S-19)



Berita Terkait


Ambon