Jakarta - Selain ingin sukses sebagai tuan rumah penyelenggara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXIV/2012, ternyata Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Maluku juga menargetkan meraih gelar juara umum event yang rutin digelar dua tahun sekali tersebut.
Target meraih juara umum tersebut, diungkapkan Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Rahman Soumena saat silahturahmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dengan masyarakat asal Provinsi Maluku yang menetap di Jakarta yang dirangkaikan dengan sosialisasi pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012, yang dipusatkan di anjungan Provinsi Maluku, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (18/2).
“Kita bukan saja menargetkan sukses sebagai penyelenggara tetapi juga sukses prestasi untuk meraih gelar juara umum MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012,” tandasnya.
Target juara umum tersebut, menurut Soumena, didasarkan pada fakta prestasi yang diraih kafilah Provinsi Maluku saat MTQ Tingkat Nasional XXIII/2010 di Bengkulu dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional XXI/2011 di Banjarmasin. “Saat event MTQ Tingkat Nasional XXIII/2010 di Bengkulu kita berhasil menempati peringkat 10 dari 33 provinsi sementara saat STQ Tingkat Nasional XXI/2011 di Banjarmasin-Kalimantan Selatan, kita berhasil menempati peringkat delapan dari 33 provinsi. Prestasi ini yang membuat kita menargetkan akan meraih juara umum MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 di Ambon,” ungkapnya.
Dijelaskan, para kafilah asal Provinsi Maluku akan mengikuti seluruh cabang/nomor yang dilombakan. “MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 akan mempertandingkan tujuh cabang yang didalamnya terdapat 28 nomor perlombaan dan kafilah asal Provinsi Maluku akan mengikuti seluruh cabang/nomor yang dilombakan,” jelasnya.
Soumena mengatakan, jenis lomba yang dipertandingkan pada MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 yaitu Tilawatil Quran, Tahfidz Quran, Tafsir Quran, Fahmil Quran, Syarhil Quran, Khattil Quran dan menulis kandungan Al Quran.
“Untuk cabang Tilawatil Quran dibagi dalam golongan mata lomba, di antaranya Tartil Quran anak-anak, remaja, dewasa, cacat netra dan golongan sabba. Cabang Hifzil Quran terdiri atas sejumlah lomba diantaranya satu juz dan Tilawah, lima juz dan Tilawah, 10 juz, 20 juz dan 30 juz. Sementara cabang Khathil Quran terdiri atas jenis lomba diantaranya naskah, hiasan mushaf, dekorasi dan kaligrafi kontemporer,” katanya.
Sebelumnya di tempat yang sama, Gubernur Maluku, KA Ralahalu memprediksi MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 akan dihadiri oleh 6.000 orang yang terdiri dari kafilah, pendamping, tamu/undangan maupun penggembira.
“Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama se-Indonesia dan Ketua LPTQ Provinsi se-Indonesia guna mendapatkan gambaran menyangkut jumlah kafilah maupun rombongan dari masing-masing provinsi yang akan hadir di Kota Ambon, sehingga dari laporan tersebut diprediksi sekitar 6.000 orang akan datang ke Ambon dalam waktu yang bersamaan,” ungkapnya.
Dijelaskan, panitia pelaksana daerah MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 juga telah mempersiapkan hotel/penginapan/balai diklat/wisma yang layak ditempati oleh para kafilah, dewan hakim, pejabat negara dan tamu/undangan. “Kita juga telah menyurati Direksi PT Pelni untuk menggunakan dua kapal sebagai hotel terapung apabila jumlah penggembira dari masing-masing provinsi melebihi kapasitas hotel dan penginapan. Begitu juga rumah-rumah penduduk yang layak akan digunakan sebagai penginapan,” jelasnya.
Ralahalu menambahkan, pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional XXIV/2012 selain terpusat di tiga lokasi, yakni gedung Islamic Center, Tribun Lapangan Merdeka, Masjid Raya Alfatah dan Lapangan Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, juga dilakukan di tujuh lokasi lainnya yang sudah disiapkan pantia pelaksana. (S-12)