Pemerintahan ›› Mensos Awali Pembangunan RS-RTLH di Tulehu

Mensos Awali Pembangunan RS-RTLH di Tulehu

Ambon - Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Seder­hana-Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Jumat (15/6).

Peletakan batu pertama tersebut dila­kukan Mensos menandai pembangunan 75 unit RS-RTLH yang diperuntukan bagi 75 unit di Negeri Tulehu dengan masing-masing unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 10 juta, yang sebelumnya juga penyerahannya telah dilakukan di lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Kamis (14/6).

Mensos mengatakan, untuk Pro­vinsi Maluku di tahun ini, pihaknya telah mengucurkan anggaran sebe­sar Rp 15,996 milyar termasuk juga bantuan keserasian sosial dan ini sangat penting sekali karena kalau terjadi keributan di beberapa daerah ada rumah yang dibakar dan sangat diharapkan agar hal itu tidak mau terjadi lagi.

“Saya melihat masyarakat punya semangat untuk bersatu, semangat untuk kesetiakawanan sosial dan memiliki rasa kebersamaan yang tinggi. Dan tidak hanya rumah dan dana keserasian tetapi juga pember­dayaan masyarakat yang kita beri­kan sebab kita tidak mau dinilai sebagai ke­menterian yang pemadam kebakaran karena kita tidak ingin melihat ada anak yang terlantar, cacat tetap yang terlantarkan, orang tua yang lanjut usia dan sebagainya dan ini yang kita lihat untuk diberi­kan bantuannya,” jelasnya, kepada wartawan, usai melakukan peletakan batu pertama tersebut. 

Kedepan, ia berharap agar masya­rakat bisa tolong menolong dan bisa duduk bersama, saling mengenal, saling memahami satu dengan yang lain karena kenyataannya semuanya itu bersaudara  sehingga apa yang diupayakan bisa bekerja secara bersama-sama. “Yang kita harapkan masyarakat makin sejahterah dan rumah yang dihuni juga layak sehingga berbai aktivitas juga dapat dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengaku dalam proses penge­lolaan keuangan, pihaknya juga harus transparansi dan ini yang sering ditegaskan kepada pemerin­tah daerah, sehingga dengan alokasi anggaran Rp 10 juta untuk bangun rumah jangan lagi diserahkan kepada kontraktor namun dengan uang ini harus dibelikan barang-barang yang semurah mungkin dan nanti yang bekerja adalah masya­rakat, dapur umum juga akan disiapkan juga oleh Tagana. “Jadi yang bekerja itu tanpa gaji supaya yang menikmatinya bisa tinggal lebih lama bukan setahun rumahnya sudah rusak,” katanya.

Sebelumnya Raja Negeri Tulehu John Ohorela dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada peme­rintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan RS-RTLH di Maluku khususnya di Negeri Tulehu ini dan ini sebuah penghargaan bagi masyarakat di negeri ini karena bantuan tersebut langsung diberikan oleh Mensos.

“Sampai saat ini, tercatat bahwa sebanyak 500 KK yang tidak memiliki rumah atau di dalam satu rumah terdapat dua hingga tiga KK dan di antaranya juga terdapat 300 unit rumah yang tidak layak dihuni, sehingga jika saat ini ada bantuan yang diberikan kepada kami, maka diharapkan kedepan bantuan yang sama juga dikucurkan kepada masyarakat di Negeri Tulehu ini,” katanya. (S-16)



Berita Terkait


Ambon