Kriminal ›› Mobil Pemadam Terlambat, Rumah Warga Ludes

Mobil Pemadam Terlambat, Rumah Warga Ludes


Ambon - Tiga unit mobil pe­madam kebakaran milik Dinas Pemadam Keba­karan Pemerintah Kota Ambon terlambat tiba, alhasil satu unit rumah warga di Desa Laha Ke­camatan Teluk Ambon ludes terbakar.

Peristiwa terjadi Senin (28/1), sekitar pukul 07.00 WIT dan  meng­hanguskan rumah milik Ibu Saodah. Diduga hubungan arus pendek listrik menyebabkan rumah  wanita 80 tahun warga RT.001 R W 005 Dusun Air Sakula Negeri Laha  ini ludes.

Anehnya, peristiwa pukul 07.00 WIT, tiga unit pemadam kebakaran pemkot baru tiba pukul 08.10 WIT. Tak ayal, api sudah menghanguskan seisi rumah milik korban.

Informasi  yang dihimpun Siwa­lima, dari keterangan salah satu saksi bernama Akbar yang berada di TKP mengaku, saat itu Harsiyah istrinya sedang berjalan di luar rumah, tiba-tiba melihat ada kepulan asap yang keluar dari atap kamar bagian belakang rumah korban.

Spontan istrinya  langsung ber­teriak ada kebakaran, sehingga mengundang perhatian warga. Saat itu juga, warga keluar dan mela­kukan pemadamaan dengan perala­tan seadanya. Sementara Harsiyah  langsung masuk untuk melihat ke dalam rumah korban dan ternyata be­nar api dengan cepat menyebar hi­ngga menyambar minyak tanah yang di simpan di dalam rumah korban.

Korban yang sementara sakit dan tidak bisa berjalan kemudian dieva­kuasi oleh warga untuk disela­mat­kan dari kobaran api tersebut. Api be­gitu cepat merambat hingga seisi rumah ludes.

Satu unit mobil pemadam kebaka­ran milik Angkasa Pura langsung ke TKP untuk membantu memadamkan api sekitar pukul 07.30 WIT, setelah mendapat informasi terkait keba­karan tersebut.

Namun api begitu cepat dan upa­ya memadamkan api juga terlambat. Api sudah menghanguskan rumah korban barulah tiga unit pemadam pemkot tiba. Kasubbag Humas Pol­res Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

“Benar satu unit rumah warga laha ludes terbakar. Saat ini TKP sudah kondusif dan sudah diberi garis police line oleh Polsek Teluk Ambon. Du­­gaan sementara penyebab keba­karan lantaran arus pendek atau kors­leting, sehingga api dengan cepat me­nyambar ke minyak tanah yang di­simpan korban, karena kor­ban adalah penjual minyak tanah,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, keru­gian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon