Ambon - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), Murphy Wokam Oil Coorporation Limited berencana melakukan eksplorasi di Kabupaten Kepulauan Aru, pada bulan Oktober mendatang.
“Berdasarkan penelitian dari Badan Geologi, di wilayah Provinsi Maluku terdapat cekungan-cekungan sedimen yang memiliki potensi kandungan hidrokarbon dan menghasilkan minyak dan gas bumi. Beberapa perusahaan global yang bergerak di bidang usaha hulu migas telah menyatakan komitmennya untuk mengelola minyak dan gas bumi di Maluku termasuk Murphy Wokam Oil Co Ltd yang akan melakukan eksporasi di Aru,” ungkap Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Abraham Tomasoa, kepada wartawan, usai mendampingi Gubernur Maluku, KA Ralahalu menerima BP Migas Wilayah Papua dan Maluku serta Manager Murphy Wokam Oil Coorporation Limited Anang Purwanto di Kantor Gubernur Maluku, Senin (25/6).
Dijelaskan, dalam pertemuan tersebut, Gubernur Maluku menyambut baik kehadiran Murphy Wokam Oil yang telah memulai kegiatannya di blok Wokam II.
“Kehadiran Murphy Wokam Oil Coorporation Limited diharapkan akan ikut mendorong percepatan pengembangan Koridor Ekonomi Papua – Maluku dalam konteks MP3EI. Oleh sebab itu, hubungan kerja sama yang baik yang telah dibangun antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dengan BP Migas dan pihak kontraktor hendaknya dipelihara dan ditingkatkan terus seiring dengan bertambahnya blok-blok migas yang ditawarkan oleh pemerintah kepada Badan Usaha,” jelasnya.
Selain menyampaikan maksud tersebut, kata dia, pertemuan tersebut dilakukan untuk memperkenalkan Kordinator Wilayah Papua dan Maluku Joseph Karundeng. (S-16)