Politik ›› Panwas SBT Maksimalkan Pengawasan DPT Ditingkat Bawah

Panwas SBT Maksimalkan Pengawasan DPT Ditingkat Bawah

Ambon - Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kini telah memaksimalkan pengawasan Daftar Pemilih tetap (DPT) yang baru saja di koreksi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, Selasa (3/9).

Langkah itu dilakukan melalui penguatan-penguatan serta pembobotan yang diberikan oleh panwas kabupaten SBT kepada seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) beberapa waktu lalu.

“Pengawasan DPT sudah kita maksimalkan sampai ke tingkat yang paling bawah. Olehnya itu beberapa waktu lalu sudah kita lakukan pembobotan dan penyegaran kepada seluruh penwascam yang kemudian dilanjutkan kepada seluruh Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Mereka-mereka inilah yang akan melakukan pengawasan ditingkat paling bawah,” jelas Ketua Panwas Kabupaten SBT,  Saleh Tianotak kepada Siwalima, lewat telepon selulernya tadi malam.

Tianotak menjelaskan, saat ini pihak panwacam sudah siap melakukan tugasnya masing-masing. Bahkan hingga saat ini pula walaupun DPT yang dikoreksi belum diterima dari KPU akan tetapi koordinasi melalui telepon selulernya kepada seluruh panwascam sudah dilakukan guna meningkatkan penguatan di tingkat bawah terutama kepada PPL disaat proses pemungutan ulang 11 September mendatang.

“Memang kita belum menerima DPT yang terkoreksi dari KPU tetapi pengawalan DPT terutama untuk pemilih-pemilih ganda itu akan kita tingkatkan pengawasannya. Ini memang waktu sangat singkat tetapi kita sudah antisipasi. Kalaupun ada yang masih ganja kan kita coret nantinya. Kan di setiap kecamatan sudah ada Panwascam. Nantinya di setiap TPS ada satu orang PPL untuk awasi. Tetapi jika tidak ada PPL maka kita juga sudah punya tim relawan yang dibentuk oleh panwascam guna membantu PPL. Ada TPS yang nantinya PPL ada dan relawan ada. Tetapi kalau salah satunya tidak ada maka ada yang satunya. Ini yang kita perkuat di tingkat paling bawah,” ungkap Tianotak.

Upaya ini kata Tianotak, untuk meminimalisir terjadinya kecurangan dan pelanggaran yang terjadi dari tingkat bawah apalagi jumlah ganda mencapai ribuan orang.

“Dengan cara seperti ini kita yakin sudah bisa meminimalisir tingkat kecurangan yang terjadi di tingkat bawah dengan cara memaksimalkan PPL maupun relawan. Berulang kami sudah saya tegaskan untuk kita harus bekerja sesuai dengan aturan. Dan biarlah pemilihan ulang ini berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, setelah seminggu melakukan ko­reksi, ternyata KPU Provinsi Maluku menemukan adanya kesalahan DPT Kabupaten SBT.

KPU Maluku menemukan sebanyak 1.838 pemilihan ganda dalam DPT SBT yang berjumlah 89.639.

Selain pemilih ganda dengan nama dan tanggal lahir yang sama yang tersebar pada 12 kecamatan di kabupaten berjuluk Ita Wotu Nusa itu, KPU Maluku juga menemukan pemilih berusia 90 tahun keatas sebanyak 574 pemilih dan berumur dibawah 17 tahun sebanyak 2.269 pemilih. (S-27)



Berita Terkait


Ambon