Daerah ›› Pattiasina: Ruas Jalan Dobo-Belakang Wamar Harus Ditangani Serius

Pattiasina: Ruas Jalan Dobo-Belakang Wamar Harus Ditangani Serius

Dobo - Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Maluku dan Maluku Utara, Jefry Pattiasina mengung­kap­kan, penanganan ruas jalan Dobo-Belakang Wamar yang mengalami kerusakan berat harus ditangani secara serius oleh pemerintah.

Hal ini diungkapkan Pattiasina kepada wartawan di Dobo, disela-sela peninjauan sejumlah infras­truktur jalan di Kota Dobo, Kamis (10/5).

Melihat kondisi ruas jalan Dobo-Belakang Wamar yang terdapat lima hingga 10 titik kerusakan, Pattiasina berjanji akan memanggil PT. Djakarta Baru sebagai kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut, untuk memperbaiki kendati pekerjaannya telah selesai.

“Kita akan memanggil pimpinan PT. DJakarta Baru terkait dengan hasil pekerjaan yang dikerjakannya di Kota Dobo, terutama ruas jalan Dobo-Belakang Wamar, untuk selanjutnya perbaiki,” janjinya.

Menurutnya, suatu jalan itu baik dan bermutu, maka draenasenya harus tertata dengan baik. Selain itu harus melakukan ressing atau peninggian badan jalan baru dila­kukan penegerasan, sehingga mutu jalan tersebut baik.

“Jalan itu gampang rusak hanya karena air di atas tanah, air samping tanah maupun air bawah tanah yang tidak melangalir secara baik,” ujarnya.

Selain melakukan peninjauan di Kota Dobo, Pattiasina juga meninjau langsung jalan trans Wokam yang terletak di Desa Jabulenga, Keca­matan Pp Aru, Kabupaten Kepu­lauan Aru.

Dari hasil peninjauan tersebut, kata Pattiasina, dirinya tidak bisa berbuat banyak karena yang dita­ngani pihaknya adalah jalan nasio­nal  dan jalan strategis nasional. Walau demikian, Pattiasina berjanji, akan berupaya semampunya untuk menyampaikan kondisi jalan trans Wokam ke pihak departemen dan Bappenas.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kadis PU Kabupaten Kepu­lauan Aru, SP Nanulaitta mengha­rapkan, hasil peninjauan langsung Kepala Balai Jalan Nasional IX Ma­luku dan Maluku Utara kedepannya akan ada bantuan bagi daerah ini.

“Karena untuk proyek-proyek tersebut kita di daerah ini terbatas dengan anggaran yang tersedia, yang hanya tergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Sehingga kede­pannya daerah kita dapat ditingkatkan kondisi jalan pada kategori jalan strategi nasional, karena daerah kita ini sangat ber­potensial bagi Provinsi Maluku dalam pengembangan perekonomian dan perindustrian,” harapnya. (S-25)



Berita Terkait


Ambon