Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melantik penjabat Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan penjabat Buru Selatan (Bursel) yang baru.
"Jadi proses pengusulan penjabat Bupati Bursel maupun MTB telah menjadi kewenangan penuh Gubernur Maluku, "ungkap Asisten I Sekda Maluku Piet Norimarna kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Kamis (10/9).
Menurut Norimarna, pengusulan nama yang diajukan Pemerintah Provinsi Maluku kepada Menteri Dalam Negeri, bukan saja terdiri dari dua nama Kepala Badan Kesbanglinmas Provinsi Maluku, Yusuf Latuconsina dan Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Angky Renjaan tetapi tiga nama sesuai dengan permintaan Mendagri.
Ketika ditanyakan apakah dirinya juga diusulkan untuk menjadi salah satu Karateker Bupati di kabupaten MBD, Norimarna terkesan menghindar, tapi yang pasti Menurut Norimarna, dirinya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) hanya bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff kepada wartawan disela-sela peresmian Rumah Pintar Siwalima Polda Maluku, Rabu (26/8) mengatakan, Kepala Badan Kesbanglinmas Provinsi Maluku, Yusuf Latuconsina dan Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Angky Renjaan dipastikan akan dilantik sebagai Penjabat Bupati Buru Selatan (Bursel) dan Maluku Barat Daya (MBD) dalam bulan September ini.
Latuconsina akan menggantikan AR Uluputty selaku Penjabat Bupati Bursel sedangkan Angky Renjaan akan menggantikan Jacob Patty selaku Penjabat Bupati MBD.
Dijelaskan, Surat Keputusan (SK) pemberhentian serta pengangkatan penjabat bupati yang lama dan baru telah dikeluarkan oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu.
"Pergantian kedua penjabat ini dilakukan karena masa jabatan keduanya akan dinyatakan selesai pada tanggal 1 September 2009 mendatang, sedangkan khusus bagi penjabat yang baru nantinya hanya menjalankan sisa waktu yang ada untuk mempersiapkan agenda-agenda tersisa diantaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kedua kabuptaen tersebut untuk memilih bupati dan wakil bupati yang defenitif pada tahun 2010 mendatang," katanya. (S-21)