Daerah ›› Pentury Jabat Dirjen Bimas Kristen Lepas dari Unpatti

Pentury Jabat Dirjen Bimas Kristen


Ambon - Mantan Rektor Unpatti Thomas Pentury dilantik oleh Menteri Agama, Luk­man Hakim Saifuddin seba­gai Dirjen Bimbingan Mas­ya­rakat Kristen di Kemen­terian Agama Rabu (2/8). 

Pelantikan tersebut ber­lang­sung di Aula Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin-Jakarta, ber­sama dengan sejumlah pe­jabat eselon I dan II di Ling­kungan Kemenag. Pelanti­kan dihadiri oleh para peja­bat serta perwakilan stakeholder Kemenag.

Pentury dilantik meng­ganti­kan Pelaksana Tugas Dirjen Abdurrahman Mas’ud, yang kembali menempati jabatannya sebagai Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dalam sambutannya me­minta kepada para pimpinan unit eselon I dan II agar harus menge­tahui secara menyeluruh substansi dan esensi persoalan yang berada da­lam lingkup tugas masing-masing, serta mengerti urgensi keterkaitan antar sektor dalam menopang tugas Kementerian Agama.

Ia juga menegaskan agar para peja­bat tidak boleh “salah paham” apalagi “gagal paham” dalam mema­hami urgensi dan signifikansi peran Kementerian Agama pada struktur pemerintahan negara sesuai jiwa dan semangat Pancasila dan UUD 1945 serta memperkuat “literasi” me­ngenai hubungan agama dan negara sebagai paradigma dasar dalam memaknai peran Kementerian Agama.

“Saya berharap agar seluruh peja­bat Kementerian Agama memiliki tekad untuk memajukan Institusi bu­kan mengutamakan ambisi mengejar jabatan yang seringkali membuat orang lupa diri dan kehilangan harga diri. Selamat berkarya kepada Dirjen Bimas Kristen yang baru dilantik, Tuhan Yesus memberkati.,” katanya.

Sementara itu, Pentury berjanji akan menjalankan amanah jabatan baru yang diberikan kepada dirinya tersebut.

“Ini sebuah kepercayaan dan tang­gung jawab yang harus saya jalankan dengan baik dan saya ber­syukur kepada Tuhan yang mem­berikan kepercayaan dan tanggung jawab ini kepada saya,” ujar Pen­tury kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Rabu (2/8).

Mantan Dekan Fakultas MIPA ini juga mengaku, ia gagal terpilih kembali sebagai rektor unpatti periode 2016-2021 itu karena ada rencana Tuhan yang lebih besar atas dirinya. “Saya menyadari sungguh bahwa dengan tidak terpilihnya saya kembali sebagai rektor tahun lalu, karena ada rencana Tuhan yang lebih besar dalam hidup saya, sehingga dengan kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan ini akan dijalankan sesuai dengan amanah yang telah diemban ini,” katanya.  (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon