Daerah ›› PGRI Kecamatan Seram Barat Gelar Halal Bihalal

PGRI Kecamatan Seram Barat Gelar Halal Bihalal

Piru - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengelar Halal Bihalal yang dipusatkan di Balai Dusun Resetlemen, Pulau Osi, Desa Ety.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Seram Barat, Maks Teken, Kapolsek Piru, AKP. Idrus Mahmud, Danramil  Piru, Kapten Inf P.Hobehaan, Kepala Seksi Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (Mapenda) Kementerian Agama Kabupaten SBB, Muhammad Majid, Raja-raja se-Kecamatan Seram Barat, tokoh agama, guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK.

Kepala Seksi Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (Mapenda) Kementerian Agama Kabupaten SBB, Muhammad Majid dalam hikmah Halal Bihalal mengatakan, dalam mencapai kesempurnaan iman, maka haruslah berpegang teguh kepada Hablum Minallah dan Hablum Minannas.

“Hablum Minallah merupakan suatu perintah  Allah SWT, sedangkan Hablum Minannas segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia yang ditaati,” katanya.

Dengan semangat Halal Bihalal, katanya, umat beragama tetap hidup berdampingan dengan rasa aman dan nyaman.

"Saya katakan lagi dengan Halal Bihalal ini kita harus hilangkan rasa saling fitnah, dendam dan sebagainya agar masyarakat dapat selalu hidup rukun dan damai,"harapnya.

Ia kembali mengingat, agar peristiwa tahun 1999 lalu jangan terulang lagi, dan Umat Islam dan Kristen di Maluku harus hidup saling berdampingan, dan hubungan pela gandong harus tetap diingat karena merupakan tali persaudaraan yang kuat yang tidak dapat dipisahkan.

“Kita selaku orang Maluku khususnya di Bumi Saka Mese Nusa harus saling sukacita, rukun dan damai, jangan terpengaruh dengan isu-isu murahan yang dapat merugikan kita sendiri, jika ada isu-isu yang berekembang di masyarakat yang bersifat provokasi segera laporkan ke aparat yang berwajib,” pintanya.

Ia mengharapkan, dengan semangat Halal Bihalal, maka PGRI di Kabupaten SBB terus meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama, antar insan PGRI dilingkungan pendidikan, serta masyarakat agar hubungan harmonisasi menjadi aksentuasi untuk memperkuat hubungan tali silaturahmi.

Sementara itu, Ketua PGRI Seram Barat, J Tuapetel dalam sambutannya mengatakan, guru sangat berperan dan punya tanggungjawab atas anak didik, sehingga hubungan guru dengan orang murid sejalan melalui silaturahmi.

Menurutnya, PGRI merupakan wadah atau jembatan dalam memupuk rasa persaudaraan, karena PGRI merupakan organisasi provesi keahlian dan tanggungjawab moral lebih besar dalam implementasi sebagai profesi guru untuk mendidik. (S-33)



Berita Terkait


Ambon