Pemerintahan ›› Pimpinan DPRD Maluku Dilantik, Banyak PR Menanti

Pimpinan DPRD Maluku Dilantik, Banyak PR Menanti


Pimpinan DPRD Maluku periode 2014-2019 dilantik Rabu (29/10). Pelan­tikan dilakukan dalam Rapat Paripurna Istimewa di Baileo Rakyat Karang Panjang, Ambon. Pasca dilantik sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) sudah menanti.

PR tersebut diantaranya participating interest (PI) 10 persen Blok Masela, Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Provinsi Kepulauan.

Pimpinan DPRD yang diambil sumpahnya pada hari ini oleh Kepala Pengadilan Tinggi Ambon Soedarmadji untuk menjadi Pimpinan DPRD Maluku periode 2014-2019 yaitu Edwin Adrian Huwae dari PDIP sebagai ketua. Ia didampingi tiga wakil ketua yaitu Richard Rahakbauw (Golkar) Elviana Pattiasina (Demokrat) dan Syaid Mudzaqir Assagaff (PKS).

Ketua DPRD Maluku, Ed­win A Huwae kepada warta­wan usai pelantikan pimpinan DPRD di Baileo Rakyat Ka­rang Panjang Ambon, Rabu (29/10) mengatakan sejumlah PR telah menanti DPRD untuk diselesaikan.

“Agenda-agenda penting yang harus dilakukan yaitu kami akan segera mengun­dang Sekda Ros Far Far ber­sama Kadis Perikanan dan Kelautan Romelus Far Far untuk menjelaskan konsep LIN kepada DPRD. Kita juga akan mengundang PT PLN juga terkait dengan PLTU di Waai yang hingga kini peker­jaannya dihentikan. Nantinya agenda terakhir kita yaitu akan berdiskusi bersama-sama dengan mengundang aka­demisi dan para pakar hukum daerah ini terkait dengan perjuangan provinsi kepulauan,” katanya.

Selain itu, DPRD juga akan segera merampungkan alat kelengkapan DPRD. “Saya kira ini adalah awal dari kerja-kerja DPRD kedepan. Pelan­tikan hari ini oleh pimpinan DPRD tidak dimaknai sebagai suatu perayaan tetapi ini merupakan satu titik awal untuk pimpinan DPRD ini bersama-sama dengan selu­ruh anggota memulai kerja­nya dan tentunya kerja-kerja ini harus bisa dilaksanakan dengan baik,” jelasnya

Sebelumnya, Gubernur Maluku Said Assagaff dalam sambutannya mengatakan, antara DPRD dan Pemprov harus membangun sinergitas dalam semangat kemitraan demi terwujudnya masyarakat Maluku yang sejahtera.

“Marilah kita bersama dalam semangat kemitraan eksekutif dan legislatif mem­bangun sinergitas dan harmo­nisasi kerja yang makin ber­sih, berkinerja, professional, transparan dan akuntabel demi masyarakat didaerah ini,” kata Assagaff.

Dijelaskan, proses rekrut­ment politik yang sejatinya adalah tugas dan fungsi par­tai politik. Kini tampil para legislator terpilih dari 12 parpol seperta pemilu.

“Saya ingin katakan bahwa saudara-saudara berhak men­justifikasi diri dengan status sebagai wakil rakyat, sebab memang memiliki legalitas penuh dalam keterwakilannya itu. Saya kira para pemimpin dan anggota DPRD mema­hami sepenuhnya bahwa be­kerja akuntabel dengan menunjukan kapasitas dari kompetensi yang optimal merupakan investasi politik yang berharga dikemudian hari,” jelasnya.

Menurutnya, sebagai wakil rakyat yang telah menda­pat­kan mandat konstituen maka pimpinan maupun anggota DPRD patutlah kiranya me­ngutamakan kepentingan publik yang jauh lebih besar. “Utamakanlah selalu aspirasi rakyat kita,” ujarnya.

Disisi yang lain, warga bangsa telah menyaksikan arahan-arahan kebijakan publik Presiden Jokowi yang mana menginginkan jajaran menterinya bekerja secara serius untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Moto yang diusung be­kerja, bekerja dan bekerja adalah sebuah signal kuat bagi kita didaerah agar dapat mengimbangi ataupun beker­ja mengejar irama kerja dari kabinet tersebut. Saya minta­kan kesungguhan kita semua, baik eksekutif maupun legis­latif berpacu menggerakan segenap sumber daya dan potensi yang dimiliki terutama SDM sehingga memiliki daya responsibilitas tinggi ter­hadap kinerja pembangunan nasional,” jelasnya.

Menurutnya, komitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim besar mesti kita tangkap sebagai sebuah instrument strategis untuk menggerakan potensi kelautan dan perikanan Maluku.

Untuk diketahui, hadir dalam rapat paripurna tersebut, selain Gubernur Maluku Said Assagaff, ada juga Wagub Zeth Sahuburua, Sekda Ros Far-Far dan semua jajaran SKPD di jajaran Pemprov serta pimpinan parpol. (S-37)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon