Hukum ›› Polda Didesak Ungkap Pelaku Rusuh 11 September

Polda Didesak Ungkap Pelaku Rusuh 11 September

Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku didesak mengungkap pelaku rusuh 11 September 2011 di Ambon yang menyebabkan hilangnya korban jiwa dan harta benda.

Desakan ini disampaikan anggota DPRD Maluku, Efendi Latuconsina kepada Siwalima di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon, Selasa (20/9).

“Polisi harus mengungkap pelaku peristiwa 11 September sebagai bentuk efek jera bagi masyarakat untuk tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama. DPRD Maluku tetap memberikan dukungan politik kepada Pemerintah Maluku, TNI dan Polri dalam menyelesaikan sejumlah hal yang ditimbulkan pasca insiden tersebut,” timpal Latuconsina.

Dikatakan, jika polisi sudah mengungkap insiden 11 September 2011 lalu, harus dibuka kepada publik agar masyarakat mengetahui dan mangantisipasi dengan melakukan pengamanan di setiap lingkungan.

“Apalagi ada indikasi keterlibatan orang luar meski masih didalami pihak kepolisian. Kejadian 11 September itu disebabkan ulah oknum-oknum yang tidak mengininkan Maluku ini aman, sehingga langkah Polda Maluku, untuk merasia setiap kapal yang masuk ke Ambon juga didukung DPRD Maluku,” tandasnya.

DPR Maluku dan masyarakat Maluku kata Latuconsina mendukung langkah Polda melakukan rasia terhadap kapal laut maupun peswat yang masuk. Hal ini ini untuk membatasi orang luar masuk Ambon.

“Tatanan masyarakat Maluku mengenai budaya Pela-Gandong harus terus ditumbuhkembangkan oleh setiap masyarakat Maluku dan dijadikan sebagai alat pemersatu bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Maluku merupakan orang basudara, di mana mereka sudah tidak mau lagi melakukan hal-hal yang pernah terjadi di masa lampau. Mantan Raja Negeri Pelauw, Kabupaten Maluku Tengah ini, juga meminta kepada masyarakat Maluku untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu murahan yang disampaikan oleh kelompok-kelompok tertentu yang sengaja ingin mengacaukan Ambon.

“Jangan jadikan perbedaan sebagai sebuah masalah, mengenai adanya keterlibatan orang luar, ini harus diselidiki oleh aparat kepolisian, sebab masyarakat Maluku sudah sadar bahwa kedamaian itu penting,” pungkasnya. (S-30)



Berita Terkait


Ambon