Ambon - Jajaran Polres Seram Bagian Timur (SBT), pekan kemarin mengelarkan malam ikrar moral Polri dalam bentuk upacara, yang dipusatkan di lapangan upacara Polres SBT.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolda Maluku, Brigjen Pol. Totoy Herawan Indra sedangkan komendan upacaranya, Wakapolser SBT, Kompol C Sinaga.
Pengucapan ikrar moral Polri dibacakan oleh anggota Satlantas Polres SBT, Bripda Dewi dan diikuti oleh para peserta upacara. Pada saat Ikrar tersbeut dikumendangkan seperti biasanya yang dilakukan di Polres lainya, semua lampu dipadamkan dan hanya diterangi oleh enam buah obor yang dipegang oleh enam anggota yang berdiri disudut-sudut lokasi upacara.
Enam buah obor tersebut melambangkan semangat TNI Polri yang tetap menyala tak meredup sepanjang masa dan rela menerangi masyarakat didalam kegelapan.
Sembilan butir komiten moral yang dibacakan tersebut antara lain, pertama melaksanakan tugas fungsi dan peranan dengan penuh dedikasi dan tangung jawab yang tinggi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, masyarakat, Bangsa dan Negara.
Kedua, mewujudkan suasana kerja yang transparan dan peranan, nyaman efisien, efektif, adil, profesional dan akuntabel. ketiga, menjadi pemimpin yang selalu memegang teguh dan mengaktualisasikan etika kepemimpinan dengan menampilkan diri sebagai sosok pelayan yang jujur, berani, adil, bijaksana, transparan, terbuka, tauladan, kreatif, inovatif, kooperatif dan mengutamakan kepentingan anggota solidaritas institusi.
Keempat, menjadi staf/pelaksana yang memegang teguh etika staf dengan menampilkan diri sebagai insan Bhayangkara yang santun, ramah, empati, berprikemanusiaan, adil, terbuka, ikhlas, jujur, loyal, setia, komunikatif, tangung jawab dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Kelima, menampilkan perilaku yang tegas, humanis, menghormati dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dengan menghindari diri dari perbuatan yang merugikan, membebani, meminta imbalan dalam bentuk apapun kepada masyarakat.
Keenam, menjaga kehormatan dan harga diri dengan tidak melakukan kolusi nepotisme serta berbagai bentuk penyelahgunaan wewenang lainnya. Ketujuh melayani masyarakat dengan penampilan fisik yang disesuaikan dengan pangilan tugas.
Kedelapan, menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia serta norma-norma yang berlaku dimasyarakat, menerapkan diskresi dengan penuh rasa tangung jawab dan dilandasi hati yang bersih serta jiwa yang tulus.
Kesembilan, merespons kesulitan dan membantu memecahkan sosial dalam masyarakat dengan cepat merupakan perbuatan yang mulia dan luhur.
Masih dalam suasana hening tersebut Kapolda Maluku Brigjen Pol Totoy Herawan meminta kepada seluruh personil di jajaran Polres SBT, agar komitmen moral yang telah diikrarkan bersama ini dapat menanamkannya sebagai landasan pacu yang kuat demi kejayaan Polri sepanjang masa.
"Saya berterima kasih dan bangga kepada seluruh Bhyangkara yang telah ucapkan ikrar khususnya dijajaran Polres SBT, saya yakin seluruh personil Polres Buru dalam kehidupannya sehari-hari dengan masyarakat selalu bertolak dari ikrar tersebut, "katanya
Jika ikrar Polri tersebut dijalankan dalam kedhidupan sehari-hari baik dengan masyarakat atau saat melakukan tugas Polri, maka Kapolda yakin, Bhayangkara di jajaran Polres SBT berdiri tegak dan selalu mencintai Polri serta bertekad menjunjung tinggi Polri sepanjang masa. (S-21)