Kesra ›› PT Nusa Ina Komitmen Bangun Zona Agronomi Terpadu

PT Nusa Ina Komitmen Bangun Zona Agronomi Terpadu


Masohi - Presiden Direktur PT Nusa Ina, Sihar Sitorus mengatakan, dengan melihat potensi sumber daya alam (SDA) dan dukungan pemerintah daerah yang sangat kondusif, maka Nusa Ina berkomitmen untuk membangun zona agronomi terpadu.

Komitmen tersebut disampaikan Sitorus pada acara peresmian operasional pabrik minyak kelapa dan penanaman perdana kelapa sawit Nusa Ina group, di Wahai Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (10/10)

Dikatakan, PT Nusa Ina Group masuk ke Pulau Seram di awali dengan ekspos di Pemda Maluku yang dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku pada Januari 2008 lalu, dimana inti dari pemaparan saat itu mengenai delapan bidang investasi yang direncanakan di pulau Seram ini.

Dijelaskan, pada bulan April 2009 lalu, pihaknya mendapatkan ijin lokasi perkebunan kelapa sawit dari Bupati Maluku Tengah (Malteng) seluas 17 ribu hektar di Kecamatan Seram Utara dan 12 ribu hektar di Kecamatan Seram Utara Barat.

"Selama 15 bulan kami melakukan identifikasi pemilikan lahan, penataan lahan dan survey lahan untuk perkebunan, barulah pada bulan April 2009, kami mendapat ijin lokasi perkebunan kelapa sawit dari Bupati Kabupaten Maluku Tengah seluas kurang lebih 17 ribu hektar, di Kecamatan Seram Utara, 12 ribu hektar di Kecamatan Seram Utara Barat serta ijin lokasi pabrik kelapa dalam di Dusun Siliha, "jelasnya.

Ia menyebutkan, pada bulan Desember 2008 lalu, pihaknya mulai melaksanakan kegiatan pembibitan dan pembukaan lahan untuk kesiapan penanaman kelapa sawit dan persiapan pembangunan pabrik kelapa dalam.

"Kiranya dengan peresmian pabrik kelapa dalam dan penanaman percontohan kelapa sawit, diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat. Terhitung tanggal 1 Oktober 2009, upah karyawan harian lepas sebesar Rp. 27 ribu per hari dinaikan menjadi Rp. 33.600 per hari,"katanya.

Menurutnya, Pulau Seram adalah sebuah pulau di kawasan timur Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri, karena dikaruniai berbagai potensi alam berlimpah ruah. Jika dikelola dengan baik, maka Pulau Seram dapat dijadikan sebagai mercusuar yang bukan hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat setempat.

Dengan demikian, potensi perikanan, peternakan, agronomi akan tumbuh dan berkembang secara terpadu. Karena itu, dirinya yakin pendapatan daerah, pendapatan perusahaan dan terutama pendapatan masyarakat akan meningkat secara nyata.

Dengan mengembangkan zona agronomi yang terpadu, maka pembudidayaan komoditas kelautan seperti rumput laut, perkebunan seperti kelapa sawit, pertanian tanaman padi, peternakan dalam hal ini sapi potong dan pengelolaan kelapa dalam, merupakan satu mata rantai kegiatan ekonomi yang memberdayakan masyarakat dan memberikan nilai tambah berupa pendapatan.

Bila harapan ini tercapai, lanjut dia, maka tingkat kemiskinan jauh berkurang, dan diharapkan Provinsi Maluku pada umumnya dan Pulau Seram secara khusus mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Kendati demikian, pihaknya menyadari kehadiran Nusa Ina group sangat tergantung dari peran serta masyarakat, baik oleh program kemitraan maupun dari kesadaran masyarkat sendiri dalam berkarya dan belajar. (S-24)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon