Daerah ›› Ralahalu Ajak Teladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu

Ralahalu Ajak Teladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu

Ambon - Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengajak kalangan generasi muda untuk meneladani dan menggelorakan semangat perjuangan Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu yang pantang mundur untuk mengusir penjajah di tahun 1817.

"Sebagai generasi penerus, kita semua terutama generasi muda berkewajiban dan bertanggung jawab melestarikan nilai-nilai luhur dan makna pengorbanan serta meneladani semangat perjuangan Martha Christina Tiahahu," jelas Ralahalu saat memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-192 yang berlangsung di pelataran Monumen Martha Christina Tiahahu di kawasan Karang Panjang, Ambon, Sabtu (2/1).

Menurut Ralahalu, peringatan tersebut dilakukan di kawasan monumen Martha Christina Tiahahu, bukan sebuah kebetulan tetapi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku sengaja memilih lokasi itu sebagai bentuk apresiasi guna menggugah dan mengajak seluruh elemen masyarakat Maluku agar lebih arif dan bijaksana dalam memaknai semangat perjuangan Martha Christina Tiahahu.

"Pelaksanaan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu tahun 2010 ini bukan merupakan kebetulan dilaksanakan di Monumen Martha Christina Tiahahu namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memilih sengaja tempat ini sebagai momentum untuk menggugah dan mengajak seluruh masyakarakat Maluku untuk arif dan bijaksana untuk memaknainya," katanya.

Ralahalu juga mengajak semua masyarakat Maluku untuk mengenang jasa perjuangan Martha Christina Tiahahu dengan segala pengorbanan yang turut mengantarkan dan membawa bangsa ini ke alam kemerdekaan dan menyatukan dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Martha Christina Tiahahu bukan hanya berjasa dalam mengusir penjajah dari bumi Maluku tetapi yang lebih penting ia telah melahirkan serangkain nilai -nilai luhur budaya dari negeri ini yang kemudian dikenal dengan nilai-nilai kepahlawanan, kejuangan dan kesetiakawanan sosial yang sangat erat kaitannya dengan pola hidup dengan masyarakat Maluku," ungkapnya
Dijelaskan, salah satu penyebab persoalan yang terjadi saat ini adalah melemahnya pemahaman tentang nilai-nilai kepahlawan, perjuangan dan kesetiakawanan sosial yang telah dirintis oleh Martha Christina Tiahahu.

"Apabila nilai-nilai ini terpelihara dan dijadikan dasar serta kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara maka akan menjadi sumber motivasi untuk pembangunan di Maluku," jelasnya.

Ralahalu juga menambahkan, masyarakat Maluku mempunyai kewajiban dan tanggung jawab moral untuk melestarikan nilai-nilai luhur perjuangan sekaligus meneladani semangat perjuangan yang melekat pada Martha Christina Tiahahu. Usai upacara peringatan Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-192 yang berlangsung di pelataran Monumen Martha Christina Tiahahu di kawasan Karang Panjang, Ambon, dilanjutkan dengan upacara tabur bunga yang dipusatkan di Dermaga Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX/Ambon. (S-21)



Berita Terkait


Ambon