Ruas Jalan Mangga Dua Putus Total Dua Rumah Rusak, Jalur Transportasi Lumpuh

Ruas Jalan Mangga Dua Putus Total

Ambon - Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sejak Minggu (15/7) pagi hingga malam hari mengakibatkan ruas jalan di RT 002/01, kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe amblas setelah mengalami longsoran yang cukup parah.

Bahkan ruas jalan tersebut diperkirakan hanya tinggal sekitar 45 cm. 

Akibat terjadinya longsoran tersebut dua unit rumah masing-masing milik Keluarga Satumalay sebagian rumah hancur terbawa longsor dan rumah milik keluarga Lesnussa juga hancur dihantam material longsor yang turun menimpa rumah tersebut.

Ronald, salah satu saksi mata yang juga berkativitas sebagai tukang ojek yang mangkal berde­katan dengan daerah longsor ini kepada Siwalima di lokasi long­sor menjelaskan, longsoran ini terjadi sekitar pukul 19.45 WIT. Kejadian longsorannya pun tidak langsung serentak namun secara perlahan.

“Saat itu itu longsornya terjadi sedikit demi sedikit, sehingga kita yang lihat langsung berteriak kepada warga untuk keluar dari rumah karena sudah mulai longsor,” jelasnya.

Menurutnya, disaat dirinya bersama tukang ojek berteriak agar warga yang berada di sebe­lah bawah daerah longsor untuk pindah ternyata ada sekitar tiga unit mobil diantaranya dua unit mobil angkot trayek Kusu-kusu dan satu unit mobil tangki air se­mentara melintas dan sudah be­rada di ruas jalan yang meng­alami longsor.

Warga yang sudah mulai ber­datangan kemudian langsung berteriak agar ketiga kendaraan tersebut menyingkir cepat dari lokasi longsor. Disaat mobil tangki air melewati lokasi itu langsung terjadi longsoran yang sangat besar.

“Longsoran besar ini turun bunyi­nya seperti guntur, bahkan rumah-rumah disamping kiri jalan tersebut ikut bergoyong seperti ada gempa. Walaupun demikian tidak ada kor­ban jiwa sebab keluarga Satumalay sudah mengungsi sejak kejadian longsor pertama, sementara keluar­ga Les­nussa berhasil menyela­matkan diri mereka, namun harta benda mereka tidak terselematkan,” jelasnya.

Sementara itu pantauan Siwalima di lokasi kejadian terlihat, lonsor ter­sebut diperkirakan sepanjang 15 meter dengan kedalamannya 20-25 meter.

Selain dua unit rumah rusak parah, terlihat pastori milik jemaat setempat juga terancam, serta beberapa rumah warga yang berada didekat long­soran tersebut. Bahkan warga di kawasan mangga dua, Batu Gantong serta daerah perkotaan terancam tidak dapat menikmati air bersih dari PDAM sebab pipa induk yang melewati jalur tersebut ikut patah.

Brojong yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk menahan talud pada badan jalan tersebut agar dapat dilalui kendaraan umum juga ikut roboh menimpa rumah milik keluarga Lesnussa. 

Ruas jalan tersebut sebelumnya pernah amblas pada 29 Juni lalu. Akibat amblasnya jalan tersebut melumpuhkan akses transportasi karena jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun kenderaan roda empat. Namun kemudian, Pemkot Ambon melangkah langkah-langkah pena­nganan darurat sehingga dalam sepekan terakhir ini sudah dapat dilalui kendaraan bermnotor. (S-21)



Berita Terkait


Ambon