Pemerintahan ›› Sahureka: Maluku Miskin Akibat Transmigrasi

Sahureka: Maluku Miskin Akibat Transmigrasi

Ambon - Anggota DPRD Maluku, Thobiyend Sahureka mengaku, kemiskinan yang hingga ini masih melanda Maluku, karena dipengaruhi oleh transmigrasi dari luar, yang datang ke Maluku, sehingga tak heran kalau Maluku pada tahun ini menempati ranking tiga provinsi termiskin di Indonesia.

“Jangan mengirim orang miskin ke daerah miskin, sebab itu hanya akan membuat daerah tersebut semakin miskin, sebab transmigran ini sendiri telah mempengaruhi kemiskinan di Maluku, logikanya kan seperti itu,” tandas Sahureka kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang, Kamis (28/7).

Dikatakan, dengan masuknya transmigran ke Maluku yang berjumlah ratusan tersebut, merupakan kebijakan dari pemerintah kabupaten/kota, dan permintaan atau pengambilan kebajikan tersebut tanpa memperhatikan kehidupan masyarakat sekitar.

“ Harusnya pemerintah memberdayakan masyarakat lokal, dengan melakukan pemindahan dari suatu daerah ke daerah lain, sehingga masyarakat Maluku dapat diberdayakan untuk kepentingan hidup mereka ,” cetusnya.

Sahureka juga mempertanyakan sejauh mana kabupaten/kota menganalisa dampak transmigrasi kepada penduduk lokal, seperti halnya di Pulau Buru, dimana penduduk yang berdekatan dengan penduduk trasnmigrasi tidak ada yang makmur, bahkan kehidupannya sangat memprihatinkan.

“Kalau kemudian tanah, air dibiayai oleh negara sementara orang kita,pertaniannya beli sendiri, bibitnya beli sendiri, ada ketidakadilan, maaf saya akan tetap ribut soal ini, kabupaten/kota menurut saya mengatur kebijakan yang tidak bijak,” tegasnya.

Menurutnya, aktifitas untuk peningkatan kesejahteraan transmigran merupakan, salah satu bagian dari penyumbatan kehidupan masyarakat Maluku.

“Saya tidak setuju kalau mereka datang, saya tetap paham Bhineka Tunggal Ika, NKRI harga mati dan sebagainya, tetapi selagi kebijakan itu tidak bijak bagi warga kita saya tidak pernah akan menerima hal itu,” cetusnya.(S-30)



Berita Terkait


Ambon