Masohi -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Kamis (16/7) telah selesai melakukan rekapitulasi penghitungan suara pemilihan presiden dan wakil presiden yang telah berlangsung pada 8 Juli 2009.
Dari hasil rekapitulasi pada 14 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di kabupaten ini, pasangan capres dan cawapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono mengungguli pasang lainnya dengan memperoleh suara terbanyak 94.334 atau 51.77 persen, disusul Jusuf Kalla-Wiranto sebanyak 48.427 atau 26,58 persen dan posisi terakhir ditempati Megawati Soekarno Putri-Prabowo yang hanya peroleh 39.461 atau 21,6 persen.
Ketua KPU Malteng La Alwi kepada wartawan seusai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara mengatakan, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU Pusat, maka KPU Malteng telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang berlangsung aman dan lancar.
"Kami ingin sampaikan dari hasil jumlah pemilih yang kami tetapkan pada DPT Malteng yaitu, 253.680 pemilih dan angka partisipasi pemilih 73,84 persen, jumlah suara sah sebanyak 182.222, sedangkan suara tidak sah dari 14 PPK hanya 5.237 suara, angka partisipasi ini lebih dari cukup, karena adanya dukungan dari semua pihak, "katanya.
Menurutnya, proses penghitungan suara yang berlangsung di KPU Malteng aman dan lancar dan tidak ada kejadian khusus atau luar biasa maupun keberatan dari saksi capres cawapres yang menghambat proses rekapitulasi penghitungan tersebut.
"Sampai pada proses penandatanganan berita acara setelah semua anggota KPU tandatangani, diikuti saksi, semuanya ini berjalan lancar tidak ada gugatan-gugatan dari para saksi yang dihadiri juga oleh Panwaslu Malteng, "tuturnya.
Kerjasama Tim
Sementara itu, ditempat yang sama seusia rakpitulasi penghitungan suara di KPU Malteng, Ketua tim pemenangan SBY-Boediono Kabupaten Malteng, Kres Papilaja mengatakan, kemenangan SBY-Boediono di kabupaten ini adalah merupakan kerjasama yang baik diantara tim koalisi partai politik pendukung SBY-Boediono.
"Kami sudah memperoleh hasil dari TPS pada 14 PPK di Kabupaten Malteng, keberhasilan kemenangan ini tentunya merupakan keberhasilan atas kerjasama dari pada tim koalisi yang terdiri dari partai politik yang mendapat kursi di DPR-RI, dan semua partai di Malteng bekerja mensosialisasi kepada masyarakat pasangan ini, "katanya
Selain itu, pihaknya telah memprediksi saat deklarasi tim pemenangan SBY-Boediono bahwa SBY-Boediono pasti menang di kabupaten ini, dan ini adalah merupakan hal yang wajar.
"Kemenangan ini adalah wajar, karena apa yang pernah digembar-gemborkan pada saat deklarasi beberapa waktu lalu di Masohi, bahkan telah diperkirakan sebelumnya bahwa suara SBY-Boediono tidak akan kurang 51 persen suara dan tidak takabur pula bahwa pilpres ini akan berjalan dalam satu putaran saja, "imbuhnya. (S-24)