Ambon - PT. Data Scrip bekerja sama dengan PT. Anugrah Mitra Globalindo menggelar seminar Guru Idola Tingkatkan Prestasi Siswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Xaverius, Sabtu (18/2).
Seminar dengan menghadirkan sekitar 200 guru dari tingkat SD-SMA yang tersebar di Kota Ambon mengusung tema ‘Perlunya Menggali Potensi Guru Dalam Menerapkan Metode Pengajaran’.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Sekkot Ambon, J Matitaputty sekaligus membuka seminar tersebut mengungkapkan selain dosen, guru merupakan tenaga yang professional sehingga bila guru yang ingin diidolakan oleh para siswanya maka harus menjadi tenaga professional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
“Guru yang professional berarti guru yang mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya bahkan bisa mentransfer ilmu yang dimiliknya kepada para siswa dengan baik tanpa membedakan siswa satu dengan siswa yang lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, menjadi guru idola maka harus juga mencerminkan sikap dan kepribadiannya, bukan sebaliknya justru guru tidak taat terhadap aturan yang berlaku dengan datang ke sekolah tidak tetap waktu, tidak kreatif serta inovatif dan sebagainya.
“Beberapa waktu lalu, Pemkot Ambon telah mencanangkan Ambon pandai Matematika dengan metode gasing sehingga juga guru diharapkan bisa professional dan menjadi idola bagi siswanya,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada PT. Data Scrip yang telah mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pendidikan dengan memudahkan para siswa khususnya yang berada di kelas ujian dalam proses menghadapi Ujian Nasional (UN).
“Produk-produk yang telah dipromosikan oleh PT. Data Scrip melalui alat tulis menulis, yakni stabilo diharapkan dapat dimanfaatkan secara dengan baik, agar hasil ujian para siswa bisa memuaskan,” katanya.
Sementara itu, kepada wartawan, Asisten Marketing Manager PT. Data Scrip, Krisnan S mengatakan, selain dilakukan seminar ini, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada guru untuk memperkenalkan produk ujian, karena selama ini banyak kendala dalam menggunakan alat tulis ujian misalnya Lembaran Kunci Jawaban (LKJ) yang tidak terbaca oleh komputer, sehingga seringkali siswa tidak lulus ujian.
“Kita mencoba untuk mensosialisasikan produk kita karena dijamin aman untuk proses UN nantinya karena produk stabilo merupakan satu-satunya produk yang memiliki tiga sertifikasi yang dipakai dalam pengecekan ujian nasional,” ujarnya,
Dikatakan, pihaknya telah melakukan sosiasiliasi ke beberapa sekolah dari SD-SMA di 20 kota dan untuk kegiatan seminar ini, Kota Ambon adalah kota yang ke- 12 dan masih ada dua kota lagi yakni Pekanbaru dan Kupang yang akan menyusul.
Sementara itu, Direktur PT. Anugrah Mitra Globalindo, Tutiek Soebiakto mengatakan, seminar ini penting dilakukan untuk membuka paradigma baru bagi para guru untuk bagaimana bisa menjadi guru yang diidolakan oleh siswanya. “Kita berharap kegiatan ini akan memberikan refreshing bagi para guru dengan mendapatkan wawasan baru, untuk menggali potensi-potensi yang dimiliki oleh para siswa untuk menjadi kreatif,” cetusnya. (S-16)