Kriminal ›› Sopir Angkot Kudamati Dibunuh Secara Sadis Selingkuh dengan Istri Orang

Sopir Angkot Kudamati Dibunuh Secara Sadis


Ambon - Sopir angkot Kudamati, Teri George Sopaheluwakan te­was mengenaskan dengan delapan tusukan pisau di tu­buhnya, Selasa (4/8), di Jl. Said Perintah, depan Hotel Sahabat Ambon.     

Usai menghabisi korban, pelaku penikaman Yonex Frans, yang adalah sopir angkot Airsalobar langsung menyerahkan diri ke polisi.

Informasi yang dihimpun Siwa­lima dari kepolisian menye­butkan, pembunuhan sadis yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIT itu, karena disulut rasa cemburu dan dendam.

Pelaku sudah merencanakan untuk membunuh korban. Ia ingin membalas sakit hatinya karena korban menjalin cinta dengan istrinya. 

Setelah rencananya matang, pelaku membuntuti angkot jurusan Kudamati yang biasanya dike­mudikan oleh korban dari arah Terminal Mardika, namun ternyata bukan korban yang mengemudikan angkot tersebut, melainkan salah satu sopir bantunya.

Saat di depan Hotel Sahabat pe­laku menghentikan angkot tersebut, dan meminta sopir bantu me­ne­lepon korban dan memberita­hukan untuk datang ke depan Hotel Sahabat karena mobilnya rusak. 

Sopir bantu tak bisa menolak permintaan pelaku, karena ia juga diancam. Beberapa saat kemudian korban datang dan hendak melihat mobilnya yang rusak. Pelaku yang sudah mengawasi gerak-gerik korban, langsung menyerang de­ngan cepat, dan menusuk korban dengan pisau yang sudah di­siapkannya.

Korban terkapar bersimbah darah. Warga yang berada di ka­wasan tersebut hanya bisa melihat aksi pelaku. Mereka juga tak berani mendekat, karena takut menjadi sasaran kemarahan pelaku.

Usai menyerang korban secara membabi buta, pelaku menye­rah­kan diri dan pisau yang digunakan untuk menusuk korban kepada salah satu anggota brimob yang bertugas di Bank BNI. Anggota Brimob tersebut kemudian mem­bawa pelaku ke Polda Maluku.

Korban sempat dilarikan ke Ru­mah Sakit Sumber Hidup, namun nyawa lelaki berusia 36 tahun itu tak bisa lagi tertolong.

Pelaku yang sempat berbincang-bincang dengan Siwalima, di ruang Reserse Mobile (Resmob) Polda Maluku mengaku puas karena dendamnya sudah terbalaskan.

“Saya puas, karena dendam saya sudah terbalas. Sudah lama saya simpan ini,” ujar pelaku.

Lelaki berusia 31 tahun ini mengaku, korban sudah lama berselingkuh dengan istrinya, dan sering berduaan dengan mobil. Karena itu ia nekat menghabisi korban.

“Korban sering bersama istri saya dan seakan memancing emosi saya dengan menggunakan mobil avanza. Korban tadinya di rumah sedang tidur, saya me­nyuruh sopir bantunya untuk telepon korban sampaikan kalau angkot rusak di depan Sahabat dan menyuruh korban datang melihat angkotnya. Saya sempat mengancam sopir bantu dan ketika korban datang saya sempat sembunyi dan saat korban hendak menyambungkan accu, itulah langsung saya tikam korban di bagian rusuk dan seterusnya,” beber pelaku dengan santai.

Kanit Resmob Polda Maluku, Iptu Uspril Futwembun mengatakan, pelaku masih ditahan di ruang Resmob untuk menjalani proses hukum. Selain itu, sudah dilakukan olah TKP oleh tim identifikasi Polda Maluku guna kepentingan penyidikan.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.15 WIT. Motifnya itu karena dendam, kecemburuan lantaran korban selingkuh dengan istri pelaku. Pelaku yang sudah menyimpan dendamnya itu langsung beraksi dengan TKP tepatnya depan Hotel Sahabat. Usai melancarkan aksi­nya, pelaku langsung menyerah­kan diri dengan barang bukti se­bilah pisau. Sementara masih da­lam proses penyidikan oleh Polda Maluku,” jelas mantan Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease ini. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon