Daerah ›› Stok Melimpah Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

Stok Melimpah Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil


Ambon - Stok beras yang ada saat ini baik milik pedagang maupun pada distributor masih cukup banyak, sehingga membuat harga beras di Kota Ambon, masih tetap stabil.

Sariwati salah satu pedagang Sembako di Pasar Mardika, saat ditemui Siwalima, di kios milknya, Senin (12/10) mengaku, saat ini stok yang ada padanya cukup banyak dan tersedia berbagai jenis beras, sehingga untuk harga yang ditawarkan kepada para pembeli juga masih tetap stabil.

“Untuk beras merk tawon dan bulir mas masih dijual Rp 13 ribu/kg, sedangkan phinisi, lumbung padi dan mawar dijual juga masih tetap yakni Rp 12 ribu/kg,” ungkapnya.

Selain beras-beras tersebut, kata Sariwati, stok beras bulog juga masih ada pada dirinya dan harganyapun masih tetap stabil yakni Rp 8 ribu/kg. untuk harga beras bulog ini masih tidak berubah dari tiga bulan kemarin sampai dengan saat ini.

Selain beras, harga kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir juga masih dalam posisi yang stabil yakni tetap berada pada Rp 12 ribu/kg, begitupun untuk minyak goreng Bimoli maish dijual Rp 16 ribu/kg sementara untuk merk fortune Rp 14 ribu/liter.

Ditempat terpisah pedagang sembako lainnya, La Ani mengaku, untuk harga beras antar pulau, hingga kini harga­nya juga belum meng­alami perubahan baik itu ditingkat distributor maupun eceran.

Hal yang sama juga dikemukakan pedagang lainnya Udin yang berjualan di Pasar Batu Merah, bahwa harga beras tidak sedikitpun alami perubahan, contohnya seperti beras merk panda dan dua kelinci masih dijual Rp 11 ribu/kg.

Harga ini sudah bertahan sejak bulan September kemarin sampai saat ini. Memang betul ada beberapa jeni beras harganya juga bertahan seperti tawon dan bulir mas masih berada dikisaran harga Rp 13 ribu/kg,” tandasnya.

Pengawasan

Walaupun harga kebutuhan pokok di Kota Ambon masih tetap stabil, namun DPRD tetap minta kepada pihak Disperindag untuk terus melakukan pengawasan harga barang di pasar maupun di tingkat distributor.

“Kami sangat harapkan Disperindag tetap lakukan pengawasan rutin, karena kami takutkan jangan sampai ada pedagang nakal yang naikan harga sepihak yang masyarakat mengeluh,” pinta anggota Komisi II DPRD Kota Ambon Cristian Latumahina kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (12/10).

Selain itu, pengawasan harga kebutuhan pokok, kata Latumahina, Disperindag juga harus melakukan pengawasan terhadap BBM khususnya minyak tanah agar jangan sampai terjadi penimbunan yang membuat mitan langkah maupun perbedaan harga ditingkat pengecer.

“Ini perlu dilakukan pengawasan sebab ditakutkan sebab jangan smapai harga mitan dijual ke warga melebihi HET yang ditetapkan pemeritah,” tandasnya.(S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon