Daerah ›› Tak Ada Diskriminasi Dalam Seleksi Penerimaan PA PK-TNI

Tak Ada Diskriminasi Dalam Seleksi Penerimaan PA PK-TNI

Ambon - Kodam XVI/Pattimura Tidak pernah melakukan diskriminasi dalam seleksi penerimaan calon prajurit TNI, apalagi dalam seleksi penerimaan PA PK-TNI.

Pasalnya Kodam XVI/Pattimura dalam melaksanakan penerimaan, penyaringan dan penyeleksian calon prajurit TNI-AD atas dasar persyaratan yang berlaku atau yang ditentukan.

"Ketentuan yang ditentukan tersebut, yakni ketentuan administrasi, pemeriksaan/pengujian yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, wawancara mental ideologi, psikologi dan akademik," jelas Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Letkol Arm R. Gigi Geovani dalam realese-nya yang diterima redaksi Siwalima, Minggu (5/12).

Dijelaskan, untuk seleksi penerimaan Pa PK-TNI tahun 2010 dilaksanakan, sebanyak dua tahap, yaitu seleksi tingkat daerah/kotama oleh panitia daerah dan seleksi tingkat pusat oleh panitia pusat. Pada seleksi tingkat daerah/Kodam XVI/Pattimura, dari delapan orang calon yang diusulkan, hanya empat orang yang dinyatakan lolos ( dua orang dari Maluku, satu dari Maluku Utara dan satu dari Jawa Timur), sedangkan tiga orang lainya gagal pada test kesehatan dan satu orang lagi gagal pada seleksi administrasi.

Selanjutnya, pada seleksi ditingkat pusat dari empat orang yang diusulkan/dicalonkan Kodam XVI/Pattimura, hanya dua calon yang lolos administrasi untuk diseleksi ke tahap selanjutnya, hal ini berdasarkan ranking calon pada tingkat Mabes TNI sesuai jurusan/kesarjanaannya serta kewenangan dari Panitia Pusat. Dari dua orang yang lolos tersebut, berasal dari Ternate Maluku Utara dan Jawa Timur, di mana keduanya menempati ranking pertama dan kedua pada seleksi tingkat pusat.

"Jadi hanya calon yang memenuhi syaratlah yang dapat direkrut untuk menjadi calon prajurit TNI-AD tanpa membeda bedakan asal usul calon. Demikian juga tidak ada ketentuan dalam seleksi penerimaan calon Pa PK TNI-AD harus berdomisili di daerah penerimaan paling kurang selama 6 bulan," jelasnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan seleksi atau test, panitia seleksi daerah telah memberikan hasil test peserta secara transparan di tiap-tiap bidang test yang ditandatangani oleh para calon seleksi Pa PK-TNI tersebut. Sehingga tidak benar kalau dalam seleksi penerimaan calon Pa PK-TNI 2010 ada diskriminasi atau ada calon titipan.

Apabila ada peserta seleksi yang merasa dirugikan dengan adanya perlakuan yang diskriminasi, silakan dicek langsung hasilnya ke Ajendam XVI/Pattimura atau Spersdam XVI/Pattimura.

"Kami berharap kedepan lagi tidak ada yang memberikan pernyataan di media massa yang belum dicek kebenarannya, bersifat tendensius dan mendeskriditkan lembaga TNI-AD, jangan hanya menduga-duga apalagi menuduh tanpa didasari bukti fakta dan data yang benar," pungkas Giovani. (S-21)



Berita Terkait